PASURUAN, SENIN - Peristiwa tragis itu terjadi saat pembagian zakat yang dimulai pada pukul 10.00. Ribuan warga miskin yang datang dari berbagai pelosok desa di sekitar Kota dan Kabupaten Pasuruan itu berebut saling berdesakan guna mendapatkan zakat dengan nilai nominal Rp 30.000 per orang. Pembagian zakat dilangsungkan oleh keluarga dermawan H Syaichon di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Pasuruan, yang menewaskan 21 orang, Senin (15/9).
Sementara itu, pintu hanya dibuka untuk satu per satu orang sehingga ribuan orang yang terkonsentrasi di sebuah gang tak bisa bergerak, bahkan orang yang pingsan pun tidak bisa keluar.
Pembagian zakat pada setiap tanggal 15 Ramadhan 1429 H itu selalu menimbulkan masalah. Mulai sekitar pukul 06.00, ribuan warga miskin sudah berdatangan dan antre berdesakan.