21 Orang Tewas demi Rp 30.000
ilustrasi
Senin, 15 September 2008 | 13:02 WIB

PASURUAN, SENIN - Peristiwa tragis itu terjadi saat pembagian zakat yang dimulai pada pukul 10.00. Ribuan warga miskin yang datang dari berbagai pelosok desa di sekitar Kota dan Kabupaten Pasuruan itu berebut saling berdesakan guna mendapatkan zakat dengan nilai nominal Rp 30.000 per orang. Pembagian zakat dilangsungkan oleh keluarga dermawan H Syaichon di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Pasuruan, yang menewaskan 21 orang, Senin (15/9).
     
Sementara itu, pintu hanya dibuka untuk satu per satu orang sehingga ribuan orang yang terkonsentrasi di sebuah gang tak bisa bergerak, bahkan orang yang pingsan pun tidak bisa keluar.
     
Pembagian zakat pada setiap tanggal 15 Ramadhan 1429 H itu selalu menimbulkan masalah. Mulai sekitar pukul 06.00, ribuan warga miskin sudah berdatangan dan antre berdesakan.


ABI
Sumber : Ant
Share on Facebook
Nilai 5.2 A A A
Ada 23 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
black dmoon @ Selasa, 16 September 2008 | 11:49 WIB
H. Syaichon : Yang penting masik tipi....!" Warga : ...?????@@@@@
pemulung @ Selasa, 16 September 2008 | 10:56 WIB
serba salah juga ya,,, disalurkan sendiri seperti ini jadinya,,, disalurkan lewat lembaga amil zakat, susah percaya sm orang, jaman sekarang. semoga esok lebih baik lagi ,, amin
ferycharisafery@yahoo @ Selasa, 16 September 2008 | 10:42 WIB
...INNAALILLAHIWAINNAILAIHIROOJI'UUN kami dari PONPES HIDAYATULLAH turut berduka cita atas peristiwa yang mengenaskan ini, mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran yang besar bagi kita semua.
Mira @ Selasa, 16 September 2008 | 09:18 WIB
Yang meninggal ko perempuan semua ya? Kemana bapak-bapaknya? Saya memang kurang setuju jika ingin berderma perlu memperlihatkan tangan. Beri dan ikhlaskanlah penyampaiannya kepada Allah SWT.
Noni @ Selasa, 16 September 2008 | 06:42 WIB
Prihatin, gimana masa depan Indonesia nanti... mati hanya untuk 30 ribu... Ayuk mari berbagi, jangan hanya kaya untuk diri sendiri.... brenti untuk berfoya2.... mending duit itu dikasi ke orang miskin...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
4