Soal Sampah Indonesia Masih Terbelakang
Rabu, 10 September 2008 | 21:59 WIB

JAKARTA, RABU - Pola pikir masyarakat Indonesia yang tidak mempedulikan masalah sampah memperlihatkan bahwa Indonesia saat ini masih terbelakang. Banyak orang berpikir, yang penting sampah tidak ada di dekat mereka dan dibuang jauh-jauh.

"Perlakuan sampah yang buruk tidak hanya di tingkat individu namun sampai perusahaan lewat pembuangan limbahnya," kata Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, di Jakarta, Rabu (10/9).

Kasus longsornya gunungan sampah di Cimahi tahun 2007 dapat menjadi cermin buruknya pengelolaan sampah di Indonesia. Banyak sekali kerugian yang harus ditanggung. Selain jatuhnya korban jiwa, dampak lainnya adalah lingkungan yang tidak sehat bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Rachmat menambahkan, sampah sebenarnya dapat menjadi sumber daya yang dapat diperbaharui dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Misalnya, sampah plastik yang dapat diolah kembali menjadi tas, dompet dan sebagainya. Sampah kotoran kini mulai dilirik sebagai bahan bakar alternatif.

"Singapura menjadi salah satu contoh bagaimana kebersihan dijaga dengan sangat baik dan sampah diperlakukan dengan teratur," ujarnya.

Budaya dan kesadaran individu menjadi kunci penting bagi Indonesia, khususnya dalam memperlakukan sampah. Mustahil tingkat keberhasilan mencapai 100 persen, namun setidaknya lewat kesadaran dan budaya dapat diminimalkan dampak buruk yang akan terjadi pada lingkungannya.

 


C12-08
Share on Facebook
A A A
Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
heri firmanto @ Jumat, 12 September 2008 | 14:21 WIB
Thx' Kompas memebuat saya pintar. sukses ya...
jarno bangsa @ Kamis, 11 September 2008 | 07:34 WIB
klo disini sampah plastik ama yg lain sendiri2,trus gak ditaruh diember atau drum tapi dibungkus plastik kresekjadi rapi.klo anak tknya seminggu sekali diajak kepantai untuk mengambil sampah temanya bersih pantaiku begitu juga mahasiswanya ,tiap hari iklan kebersihan ditv ,hebat ya..kapan indonesiaku bisa sadar yaaa....
prihatin @ Kamis, 11 September 2008 | 07:34 WIB
kita tdk usah kecil hati krn soal sampah masyarakat kita termasuk unggul misalnya: koruptor, penzinah, perampokan, dll
texxuang @ Rabu, 10 September 2008 | 23:51 WIB
hm... mungkin aja orang indonesia masih merasa mempunyai laut yang luas buat nampung sampah-sampah....
rangerclaudia @ Rabu, 10 September 2008 | 22:39 WIB
sampah tidak selamanya menjadi sampah yang harus di buang. sampah dapat menjadi berkah bagi manusia yang dapat mengolah sampah dan menjadikan sampah sebagai suatu barang yang mempunyai nilai tambah, nilai jual yang cukup tinngi. sayang hanya sebagian orang saja yang mampu untuk berpikir dan mengelola sampah menjadi sebuah hartaa,,
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1