PADANG, RABU - Pemain sepak bola yang tergabung dalam PSP Padang mengancam akan mogok bertanding di 32 sisa pertandingan. Ancaman itu dilontarkan menyusul tidak dibayarkannya 15 persen dari uang kontrak pemain hingga saat ini, Rabu (10/9).
Andre, salah satu pemain PSP Padang, mengatakan uang kontrak senilai Rp 500 juta yang berasal dari APBD Padang belum juga dikucurkan ke pemain. Akibatnya, pemain kesulitan menghidupi diri mereka sendiri akibat ketiadaan dana.
"Dari 25 persen yang dijanjikan Pemkot Padang dibayarkan di awal kompetisi, kami baru menerima 10 persen saja. Itupun masih ada 4 pemain yang belum terima uang. Sisa 15 persen atau Rp 500 juta inilah yang kami tuntut untuk segera dibayarkan ke pemain saat ini," kata Andre.
Para pemain mendatangi Sekretaris Kota Padang Firdaus K. Namun, mereka belum bisa mendapatkan dana itu karena Sekda meminta rekomendasi dari wali kota atau wakil wali kota Padang.