Bedah Caesar Lemahkan Ikatan Ibu-Bayi?
Video
Minggu, 7 September 2008 | 15:22 WIB

SEJUMLAH penelitian telah mengindikasikan begitu banyak keuntungan yang diperoleh para ibu bila menjalani persalinan secara normal ketimbang melalui bedah caesar.

Kini, suatu riset para ilmuwan Amerika Serikat kembali memberi dukungan terhadap keunggulan persalinan normal.  Penelitian yang dimuat jurnal Child Psychology and Psychiatry edisi Oktober menyatakan, ikatan emosional antara bayi dan ibu yang melahirkan normal lebih kuat ketimbang mereka yang menjalani caesar.  Namun, para ahli juga mengingatkan agar ibu yang menjalani caesar tak perlu merasa gagal karena tidak mampu melahirkan melalui jalan vagina.

Dari riset tersebut terungkap, seorang ibu menjadi lebih responsif secara emosional terhadap tangisan bayinya bila melahirkan secara natural. Sedangkan ibu yang di-caesar secara signifikan menjadi kurang sensitif pada suara tangisan bayi mereka.

Dalam risetnya, para ahli dari University School of Medicine in New Haven melibatkan 12 orang ibu yang baru melahirkan. Selama dua hingga empat pekan para ibu dipantau menggunakan pemindai otak yang disebut functional magnetic resonance imaging (fMRI)  untuk mengukur sensitivias mereka terhadap tangisan bayinya.

Dari hasil pantauan tampak bahwa daerah otak yang mengatur emosi, motivasi dan kebiasaan  lebih kuat aktivasi pada pada ibu yang melahirkan normal ketimbang mereka yang melahirkan caesar.

Peneliti meyakini perbedaan itu juga berkaitan dengan pelepasan hormon oksitosin yang begitu cepat akibat proses melahirkan normal.  Oksitosin yang dikenal sebagai 'hormon cinta' dapat menciptakan perasaan dekat dan ikatan yang kuat, baik pada manusia atau pun binatang. Hormon ini juga dilepaskan saat ibu memberikan ASI atau melakukan hubungan intim dengan suami.


AC
Sumber : WebMD
Nilai 3.75 A A A
Ada 14 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Mama Sekar @ Sabtu, 13 September 2008 | 12:46 WIB
gw lahiran anak pertama cesar, tp emang gw krg dkt sih sm anak gw, mgkn krn asi gw ga kluar smp hr ke-5 trus pake sufor jd gw masa bodo, lg pl ada nyokap yg demen bgt dpt cucu pertama. gw lahiran cesar jg krn gw dah stress dr awal hamil, krn kurangnya "support" dr lingkungan. kena baby blues pula!
Bina Bakti Surbakti @ Selasa, 9 September 2008 | 13:07 WIB
sekarang itu kebanyakan dr...tidak mau repot u/ membantu pasien melakukan proses persalinan..yang diambil tindakan yaitu dengan oprs c...masalahnya bagi pasien yang tidak mampu akan mengalami kesulitan dalam hal biaya.
Jenifer @ Selasa, 9 September 2008 | 08:19 WIB
Udah deh kalo gitu jangan C kalo nga ada probs ama babynya...Lagian biaya C itu pan lebih muahal sekale bok plus bakalan bekas jahitan seumur hidup kagak bisa ilang....Tp herannya dokter Indo kebanyakkan malalh menganjurkan untuk SC??Yg gw heran adik gw yg minus 7 dibilang dihubungkan dg saat melahirkan,yg dibilang otot matanya bisa copot lah kalo ngeden terlalu hebat...padahal gw tanya2 ama dokter Oz nga nyambung tuh???I think, dokter Indo cuman pengen cepet n gampang plus duit....
silvie @ Senin, 8 September 2008 | 18:38 WIB
yg jelas melahirkan caesar itu membutuhkan biaya yg lbh banyak drpd normal. Jadi kalo memang tdk terpaksa bgt bagi ibu2 yg tingkat ekonomi-nya menengah ke bawah nggak akan milih caesar. Kadang2 ada ibu2 yg pilih caesar krn gengsi kalo lahiran normal. Contoh teman saya waktu saya tanya melahirkannya normal or caesar dia jawab gini " caesar dong". ????
enopi @ Senin, 8 September 2008 | 13:13 WIB
Buat Mr DAD, apa untuk mengetahui kebenaran pendapat ibu dessy cuma pake test fMRI ? Btw, test fMRI itu cuma ngetes 12 orang lho! Apa bisa dibilang metodafMRI itu benar? Ngga ada artinya 12 orang dibanding jumlah wanita melahirkan di dunia ini. Jadi, klo mo ngetes, yang proposional lah, biar hasilnya valid.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile24
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS