Kurangi Makan Daging, Cegah Perubahan Iklim
Minggu, 7 September 2008 | 11:54 WIB

LONDON, MINGGU - Salah satu isu yang masih hangat pada 2008 ini adalah perubahan iklim. Bergulirnya isu tersebut membuat orang di dunia berbondong-bondong memperbaiki gaya hidupnya.

Perubahan iklim telah menyebabkan kerusakan alam yang miris, seperti mencairnya es-es abadi di Kutub Utara. Sejumlah ahli di dunia bahkan memprediksi lapisan es abadi di Kutub Utara mungkin hilang sama sekali tahun ini.

Jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, kenaikan muka air laut akibat pencairan es besar-besaran tidak dapat dicegah. Banjir mengancam kawasan pesisir seluruh dunia. Kenaikan suhu atmosfer juga ditengarai memicu badai makin sering dan kuat sehingga meningkatkan risiko ancaman kerusakan.

Untuk mencegah hal tersebut bisa dilakukan dengan sederhana asal disadari semua orang. Pakar iklim dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), salah satu badan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Rajendra Pachauri, berhasil menemukan hal yang sangat sederhana untuk memperlambat efek perubahan iklim di dunia.

Menurut dia, mengurangi konsumsi daging dapat mereduksi efek tersebut. Dia mengatakan setiap orang harus rela meluangkan satu hari dalam seminggu, hidup tanpa asupan daging.

"Jangan makan daging satu hari dalam satu minggu secara rutin, itu akan mereduksi efek tersebut," ujarnya. Pria vegetarian berusia 68 tahun itu menuturkan diet ini sangat penting karena akan mengurangi jumlah ternak.

Sebab, menurut Badan Pangan Dunia (FAO), usaha peternakan menyumbang emisi gas rumah kaca secara langsung sebesar 18 persen dari proses pengolahan hingga pemotongan serta gas buang ternak yang mengandung methan. Pengendalian ternak bakal memberikan dampak signifikan.


BOB
Sumber : BBC
Share on Facebook
Nilai 4.98 A A A
Ada 27 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
ri @ Sabtu, 7 Februari 2009 | 12:16 WIB
wow,aku beruntung ga suka daging sapi atawa domba, jadi aku ga termasuk penyebab globar warming, ente2 kurangi ya,makan daging,mana mahal kan
Lili @ Jumat, 7 November 2008 | 17:14 WIB
Yang ingin tahu lebih jauh hubungan antara vegetarian-peternakan-global warming, silahkan kunjungi www.newvegeplanet.co.cc
aty @ Jumat, 24 Oktober 2008 | 15:32 WIB
usul yang bagus,lagi pula protein juga bisa didapat dri sumber yang lain,misalnya dri kedelai yang memiliki kandungan protein hampir sama dengan daging,mlh lebih sehat krn kaya akan isoflavon.
Agus @ Minggu, 12 Oktober 2008 | 22:36 WIB
Halo saudara2ku sekalian... Kalo banyak yang bingung dengan pengaruh makan daging dan global warming. Coba download
arief @ Rabu, 8 Oktober 2008 | 15:29 WIB
artikelnya kebanyakan jelasin ga makan daging, tp penjelasan gas methannya sama gas efek rumah kacanya sangat sedikit.. emisi e=gas efek rumah kacanya dihasilkan dari apa pada peternakan itu???
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
44