KUPANG, SABTU- Hubungan antara Bupati dan wakil Bupati Flores Timur, Simon Hayon dan Yoseph Lagadoni Herin makin memprihatinkan. Kedua pejabat daerah ini saling melepmar pernyataan yang saling menjatuhkan di acara-acara resmi. Pembangunan di kabupaten itu pun dikhawatirkan tidak berjalan sdesuai harapan.
DPR Flores Timur tidak mampu menjembatani proses pemulihan hubungan antara kedua pejabat ini. Masing-masing pihak berjalan sendiri, dan membentuk kubu perlawanan sendiri-sendiri pula.
Asisten I Sekretaris Daerah NTT Yos Mamulak di Kupang, Sabtu (6/9), meminta kedua belah pihak segera membangun hubungan yang harmonis guna menjalankan roda pemerintahan di daerah itu, mengingat masa kepemimpinan kedua pejabat daerah ini masih sampai 2010.
"Jika keretakan hubungan terus berlanjut, proses pembangunan di daerah itu bakal mandek. Masyarakat semakin tertinggal jauh dan jumlah keluarga miskin akan meningkat," kata Mamulak.
Keretakan hubungan itu terjadi sejak 2006 dan mencapai puncaknya pada 2008 ini, di mana kedua pihak saling serang dalam berbagai pertemuan. Tetapi ketika ditanya pers, masing-masing pihak membantah keretakan itu.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |