PESHAWAR, KAMIS - Sebuah bus yang sedang mengangkut beberapa narapidana di Pakistan barat laut Kamis (28/8) ini meledak dan menewaskan sekitar 9 orang. Ledakan yang diduga dilakukan oleh milisi tersebut berlangsung saat berkecamuk pertempuran antara pasukan keamanan pemerintah dan ekstremis.
Ledakan berkekuatan dahsyat ini menimbulkan cekungan yang luas di tengah-tengah sebuah jembatan di Bannu dan mengakibatkan bus pengangkut narapidana itu hancur total. Aksi kekerasan terbaru itu berlangsung sepekan setelah Pervez Musharraf mengundurkan diri sebagai presiden Pakistan sehingga memicu keruntuhan pemerintah koalisi yang berkuasa.
Partai yang sempat dipimpin oleh mantan perdana menteri Benazir Bhutto saat ini mendominasi posisi pemerintahan. Partai Rakyat Pakistan telah mempertegas pendiriannya untuk menumpas pihak ekstremis.
Sementara milisi Taliban Pakistan terus mengencarkan serangannya. Taliban selama ini mengaku bertanggung jawab terhadap sejumlah aksi bom bunuh diri dan serangan bersenjata.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab dalam serangan bom Kamis ini. Namun, pihak kepolisian Pakistan menduga milisi berada di balik serangan bom tersebut.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |