SPSI Dan Apindo Belum Temukan Mediator
Kamis, 28 Agustus 2008 | 19:09 WIB

JAKARTA, KAMIS - Sepuluh tahun sudah reformasi berlalu, Indonesia masih saja disibukkan oleh masalah ketenagakerjaan yang belum terselesaikan. Masalah yang timbul disebabkan tidak adanya titik temu dua pihak yang mewadahi pelaku ketenagakerjaan. Yakni antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang mewakili para pemilik modal dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang menaungi para pekerja atau buruh.

Kedua pihak selama ini belum mempercayai suatu badan yang bisa bertindak sebagai penengah atau mediator, jika ada masalah di antara keduanya. Menurut Presiden Apindo, Sofjan Wanandi, selama ini pihaknya sudah berusaha untuk terus menjalin hubungan baik dengan SPSI yang ada di seluruh Indonesia.

"Saya ingin komunikasi dan hubungan baik dapat tercipta antara pekerja dengan pengusaha. Sebab, tanpa hal itu pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak akan tercapai dengan pesat, dan kita akan terus tertinggal dengan bangsa lain dari segi ekonomi," kata Sofjan dalam seminar kebebasan berserikat di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (28/8).

Sofjan menambahkan, sampai sekarang pihaknya terus melakukan upaya konsolidasi dengan SPSI melalui ajakan dan undangan untuk duduk bersama, dalam membahas kendala-kendala yang dihadapi oleh kedua pihak.

"Berulang kali Apindo melakukan forum SPSI, tapi hasilnya sama juga. Karena dalam forum para pekerja biasanya menyepakati hasil musyawarah, tetapi begitu di luar forum pikiran mereka sudah kembali lagi, jadi semuanya terasa percuma," lanjutnya.

Masih menurut Sofjan, dibutuhkan suatu komitmen dari pengusaha dan pekerja untuk mengangkat dan membangun perekonomian bangsa. Karena tanpa dilandasi komitmen tersebut, sampai kapanpun tidak akan terjadi keharmonisan di antara keduanya.

"Kedua pihak harus mencari jalan keluar mengatasi kendala dan kesenjangan yang terjadi antara pekerja dan pengusaha. Dan yang terpenting adalah landasan saling percaya di antara kedua belah pihak," ucap Sofjan.

Presiden Komite Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Rekson Silaban, menanggapi komentar Sofjan tersebut dengan nada positif. Ia mengatakan dari dulu pihak SPSI menyambut baik inisiatif dari Apindo.

"Tapi setiap forum atau perundingan hendaknya menguntungkan kedua pihak. Jangan sampai hanya salah satu pihak saja yang diuntungkan, seperti forum-forum dahulu," beber Rekson. Jadi, siap yang harus introspeksi, pengusaha atau karyawan?(C11-08)



A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile16
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS