JAKARTA, KAMIS - Terdakwa Urip Tri Gunawan pamer kesuksesan. Selama 17 tahun menjadi jaksa, Urip mengaku pernah menuntut mati enam terdakwa dalam kasus terorisme, narkoba dan pembunuhan. Urip juga mengaku menjadi jaksa tercepat di angkatannya yang menduduki jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari).
Kesuksesan ini dipamerkan Urip saat membacakan pledoi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (28/8). Awalnya, Urip mengatakan bahwa dirinya bukanlah termasuk orang pintar. Namun dirinya memiliki falsafah hidup yakni manusia itu tidak perlu harus pintar, tetapi cukup sedikit ilmu dan dapat dipercaya.
Bagi jaksa yang menerima 660.000 dolar AS dari Artalyta Suryani, meskipun tidak pintar, dirinya menganggap kehidupannya unik. "Saat Pendidikan Jaksa, kami (saya) bukan ranking satu, tetapi dasarnya bukan karena kami pintar, melainkan atas pilihan teman-teman bahwa kami punya sedikit ilmu dan dapat dipercaya," pamer Urip.
Saat UU Pemberantasan Terorisme diberlakukan, Urip mengaku pertama kali melakukan penuntutan berdasarkan UU Terorisme tersebut. "Ketika kami melaksanakan tugas penuntutan hukuman mati, mungkin kamilah yang pertama terbanyak melakukannya yaitu enam kali melakukannya baik dalam pidana narkoba, pembunuhan berencana maupun terorisme," ujar Urip.
Urip kemudian memamerkan dirinya diangkat menjadi Kepala Kejari Klungkung, Bali. "Mungkin ketika itu kami adalah yang tercepat untuk angkatannya karena dalam usia 38 tahun," lanjut Urip.
Selanjutnya, Urip menyebutkan dirinya dipercaya menjadi koordinator penyidikan dugaan korupsi PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Tommy Soeharto.
"Demikian pula ketika kami ditunjuk menjadi koordinator tim penyelidik BLBI II (BDNI), juga bukan karena kami pintar. Melainkan karena kami memiliki sedikit ilmu dan dipercaya," sambungnya.
Atas dasar kesuksesannya itulah, Urip mengatakan tidak mengherankan apabila Artalyta sebagai pengusaha besar berani memberikan pinjaman sebesar 660.000 dolar AS. "Pinjaman itu atas dasar kepercayaan karena Artalyta yakin bahwa kami memiliki punya sedikit ilmu dan bisa dipercaya," kilah Urip. (Yls)
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |