DEPOK,KAMIS - Masyarakat belum melihat tokoh parpol berbendera Islam yang dipercaya mampu menjadi pemimpin bangsa ini melalui pemilihan mendatang. Pasalnya, kerja politik mereka punya track record yang tak istimewa. Hal ini diungkapkan Ketua Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia Luthfi Zuhdi dalam seminar bertajuk Islam, Radikalisme Beragama dan NKRI di Depok, Kamis (28/8).
Luthfi mengatakan, dari pengamatannya sejauh ini, dirinya belum memiliki keyakinan terhadap para tokoh parpol Islam yang akan maju menjadi capres bahwa mereka mampu memegang teguh amanat rakyat. "Belum ada suatu branchmarking dari perbuatan mereka yang menentramkan hati," ujar Luthfi. Oleh karena itu, menurut Luthfi, seharusnya masyarakat nanti dapat melihat sepak terjang calon pemimpinnya, jauh sebelum calon tersebut hadir dalam sosok yang nampak sekarang ini.
"Karena kepribadian kan tidak terbentuk secara tiba-tiba. Kepribadian itu merupakan perjalanan hidup yang panjang dan ditata dalam waktu yang berkelanjutan," tandas Luthfi. Namun, untuk pemilihan ke depan, Luthfi memberikan solusi dengan mengajak masyarakat mengamati para tokoh parpol yang memiliki kekurangan yang paling minim. Diharapkan nantinya, tokoh yang memiliki nilai keburukan terendahlah yang akan membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia ke depannya.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |