Belum Ada Tokoh Parpol Islam Yang Dipercaya
Kamis, 28 Agustus 2008 | 17:37 WIB

DEPOK,KAMIS - Masyarakat belum melihat tokoh parpol berbendera Islam yang dipercaya mampu menjadi pemimpin bangsa ini melalui pemilihan mendatang. Pasalnya, kerja politik mereka punya track record yang tak istimewa. Hal ini diungkapkan Ketua Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia Luthfi Zuhdi dalam seminar bertajuk Islam, Radikalisme Beragama dan NKRI di Depok, Kamis (28/8).

Luthfi mengatakan, dari pengamatannya sejauh ini, dirinya belum memiliki keyakinan terhadap para tokoh parpol Islam yang akan maju menjadi capres bahwa mereka mampu memegang teguh amanat rakyat. "Belum ada suatu branchmarking dari perbuatan mereka yang menentramkan hati," ujar Luthfi. Oleh karena itu, menurut Luthfi, seharusnya masyarakat nanti dapat melihat sepak terjang calon pemimpinnya, jauh sebelum calon tersebut hadir dalam sosok yang nampak sekarang ini.

"Karena kepribadian kan tidak terbentuk secara tiba-tiba. Kepribadian itu merupakan perjalanan hidup yang panjang dan ditata dalam waktu yang berkelanjutan," tandas Luthfi. Namun, untuk pemilihan ke depan, Luthfi memberikan solusi dengan mengajak masyarakat mengamati para tokoh parpol yang memiliki kekurangan yang paling minim. Diharapkan nantinya, tokoh yang memiliki nilai keburukan terendahlah yang akan membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia ke depannya.


LIN
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile1
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS