Korban Jatuh dari Menara Setinggi 275 Meter
Salah satu korban tewas dalam kecelakaan gondola di kompleks stasiun televisi RCTI, Kamis (28/8) diangkat oleh beberapa orang.
Kamis, 28 Agustus 2008 | 17:01 WIB

JAKARTA, KAMIS - Corporate Secretary RCTI Gilang Iskandar mengungkapkan, kecelakaan gondola, Kamis (28/8) siang, yang merenggut lima korban jiwa terjadi pada salah satu menara pemancar RCTI yang berketinggian 275 meter. Namun belum dapat dipastikan posisi ketinggian gondola saat terjatuh.

Gilang yang ditemui wartawan di kantor RCTI, Kamis sore mengungkapkan, RCTI memiliki dua menara di kompleks tersebut. Satu menara lain berketinggian 147 meter. "Kemungkinan tali sling putus, gondola jatuh dan lima orang di dalamnya ikut jatuh dan tewas," kata Gilang.

Kelima korban itu adalah, Kasiono, Sugiono, Sutrisno, sebagai petugas menara (rigger) serta  Budiono dan Syahrial sebagai pekerja las. "Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas insiden ini," ujarnya.

Gilang menjelaskan, dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 tersebut, kelima pekerja yang merupakan karyawan rekanan RCTI dari PT Ron Product International (RPI) sedang melakukan proses penguatan struktur menara pemancar. Proyek ini sudah berlangsung sejak seminggu minggu silam.

Gilang menambahkan, menyusul kejadian ini maka kelangsungan proyek tersebut masih bergantung pada hasil penyelidikan aparat terkait, yang sisi keamanan dan keselamatan kerja-nya menjadi porsi RPI dan PT Aria Jasa Rekacipta selaku perusahaan konsultan pengawas.

Wartawan Dilarang Masuk

Kendati sudah mendapat keterangan soal lokasi kejadian, sejumlah wartawan yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai peristiwa ini tidak diperkenankan masuk ke lokasi kejadian. Bahkan, awalnya wartawan dilarang masuk ke kompleks kantor RCTI.  Saat ini, meski wartawan sudah diijinkan masuk, namun tetap belum bisa melihat lokasi menara yang berada di bagian belakang komplek perkantoran itu.

"Atas musibah ini, keluarga besar RCTI menyatakan turut berduka cita kepada keluarga korban," kata Gilang. "Dalam musibah ini pihak RPI, Aria Jasa Rekacipta dan RCTI akan berkerjasama secara penuh, khususnya dengan pihak-pihak terkait termasuk pengurusan klaim asuransi kecelakaan kerja," sambungnya.


M15 08
Nilai 5 A A A
Ada 21 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
pia irawan @ Jumat, 29 Agustus 2008 | 18:46 WIB
Turut berbela sungkana untuk keluarga yang ditinggalkan! Susah sekali ya cari uang, sampai nyawa taruhannya! minggu lalu juga ada kejadian serupa , jadi sudah 2 kali dalam bulan ini.....Ayo siapa yang bertanggung jawab!
aresmaverick@yahoo.com @ Jumat, 29 Agustus 2008 | 17:02 WIB
Turut berduka cita atas kemalangan yang menimpa korban. Semoga keluarga korban tabah dan tetap tegar atas musibah ini. Yang paling penting adalah perusahaan yang mempekerjakan mereka harus memberikan kompensasi yang layak bagi keluarga korban. RCTI kira-kira akan bertanggung jawab gak ya? Inilah susahnya kalau kita hidup di jaman outsourcing risiko kerja tinggi tapi jaminan kerja rendah.
galih ayunia @ Jumat, 29 Agustus 2008 | 16:37 WIB
saya turut mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa tersebut semoga para sanak famili yang ditinggalkan diberi kekuatan oleh Allah SWT, dan semoga arwah mereka diterima oleh Allah SWT,, akan tetapi saya juga menyayangkan kenapa kejadian seperti ini terjadi, semoga hal ini menjadi perhatian bagi pihak-pihak yang bersangkutan untuk lebih menekankan safety in working jangan hanya untung saja. terima kasih.
manru @ Jumat, 29 Agustus 2008 | 16:08 WIB
kita ikut prihatin atas kejadian yang menimpa saudara kita itu
Mick @ Jumat, 29 Agustus 2008 | 14:40 WIB
Saya turut berduka buat para keluarga korban. Saya pikir dari segi safety harus ada investigasi mendalam atas kasus ini. Bagaimanapun kedepan bisa dilakukan pembenahan keselamatan dan jangan sampai terjadi kasus serupa
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile87
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS