Bayi Berkepala Dua Akhirnya Meninggal
Bayi Kiron lahir dengan dua kepala di sebuah klinik di dekat Dhaka.
Kamis, 28 Agustus 2008 | 15:35 WIB

SEORANG bayi laki-laki yang lahir dengan dua kepala di sebuah klinik di kawasan barat daya Banglades akhirnya meninggal dunia setelah mengalami demam dan kesulitan bernapas.

Bayi yang dinamai Kiron itu lahir melalui persalinan caesar, Senin kemarin, dengan berat 5,5 kg di Keshobpur, 85 mil dari kota Dhaka. Sayangnya, Kiron mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu malam setelah kedua orangtuanya memutuskan membawanya pulang ke rumah karena tidak nyaman dengan kerumunan orang dan kesulitan biaya.

Seperti diberitakan AFP, Rabu (27/8), lahirnya Kiron menarik perhatian masyarakat setempat. Setidaknya 150.000 orang berdesakan di klinik untuk melihat bayi Kiron. Polisi sempat diminta bantuan untuk mengendalikan kerumunan dan kemudian mengirim bayi itu ke rumah sakit di Jessore. Namun, proses pemindahan itu batal karena orangtua Kiron tak mau memenuhi perintah dokter karena kesulitan biaya.

“Kami ingin mengirimkannya ke sebuah rumah sakit di Dhaka, tapi keluarganya begitu miskin dan mereka tidak mampu membawanya ke sana. Oleh karena itu, mereka akhirnya membawa bayi itu pulang ke rumah sebelum akhirnya meninggal di sana. Kasus ini memang sangat tidak biasa. Bayi ini punya satu tubu, tapi memiliki dua kepala yang lengkap,” kata seorang dokter KS Alam.

Sementara itu, ginekolog Mohamad Abdul Bari menyatakan, bayi ajaib ini dapat mencerna makanan secara normal dengan satu perut. "Dia memiliki satu perut dan ia makan secara normal dengan dua mulutnya. Bayi ini punya satu organ genital dan seperangkat anggota badan yang lengkap. Dia lahir dari satu embrio, tapi ada perkembangan yang anomali," ujarnya.


AC
Sumber : sky
Nilai 6 A A A
Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
gadis @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 17:33 WIB
Subhanallah .... dijaman modern seperti ini masih ada orang yang gak mampu untuk membayar rumah sakit sehingga 1 lagi nyawa manusia hilang karena ketidakperdulian pemerintahan dan hilangnya rasa persaudaraan sesama manusia. semoga ini menjadi pelajaran semua umat manusia dimanapun bahwa pentingnya nyawa manusia itu....
beckham @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 16:44 WIB
innalillahi itu sdh taqdir Allah, jadikan pelajran hidup untuk kita bahwa Alloh maha kuasa
Ricky @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 16:19 WIB
SUBHANNALLAH...... MAHA BESAR ALLAH YANG TELAH MENCIPTAKAN MANUSIA DAN ALAM SEMESTA...... Smoga hali ini menjadi pelajaran dan perigatan untuk umat manusia.
nesya @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 16:16 WIB
SUBHANALLAH..........." MAHA BESAR ALLAH " Smoga menjadi pelajaran dan peringatan buat umat manusia dan seisi alam.......
Joko @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 16:12 WIB
kasihan yah masih terdengar ada orang yang tidak mampu membayar biaya rumah sakit? nggak ada subsidi dari pemerintahnya gitu kayak negara kita Indonesia yg paling bagus dalam mensubsidi para pasien yang tidak mampu, tul nggak?
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile24
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS