Puasa Oke, Dehidrasi No Way
Kamis, 28 Agustus 2008 | 14:19 WIB

ISTILAH dehidrasi mungkin sudah tak asing lagi. Dehidrasi berarti kekurangan cairan tubuh karena jumlah cairan yang keluar lebih banyak daripada cairan yang masuk. Jangan pernah meremehkan dehidrasi karena bisa menganggu keseimbangan tubuh, bahkan pada tingkat yang lebih berat bisa berujung pada penurunan kesadaran dan koma.

Agar kebutuhan tubuh akan cairan terpenuhi, kita memerlukan sedikitnya 1 liter air setiap hari. Cara untuk menghindari dehidrasi adalah dengan sering minum. Namun, bagaimana di bulan puasa, bukankah kita diwajibkan menahan lapar dan dahaga sejak matahari terbit hingga terbenam?

Untuk mengatasinya, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Pertama adalah memperbanyak minum air saat sahur dan berbuka. Air yang diminum sebaiknya air putih biasa, bukan teh, kopi, atau soda. Sebab, minuman-minuman tersebut mengandung kafein yang bersifat diuresis atau menambah frekuensi kencing. Makin banyak buang air kecil, makin banyak pula cairan tubuh yang terbuang.

Hindari minuman yang terlalu manis karena akan merangsang keluarnya hormon insulin yang meningkatkan kadar gula darah. Jika ini terjadi, maka tubuh akan bertambah lemas. Selain itu, saat ingin beraktivitas di luar ruangan, apalagi saat cuaca panas, gunakan pakaian yang terbuat dari bahan yang nyaman dan menyerap keringat. Hal ini akan membantu mengurangi penguapan cairan tubuh.

Jadi, tak ada alasan untuk takut dehidrasi saat berpuasa kan?


AN
Sumber : KOMPAS
Nilai 6 A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile37
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS