Banyak Kasus, PDI-P Tak Gentar
PDI Perjuangan
Video
Rabu, 27 Agustus 2008 | 14:02 WIB

JAKARTA, RABU - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyatakan diri tak akan gentar di tengah berbagai kasus yang menimpa PDI-P secara bertubi-tubi, mulai dari kasus pelecehan seksual Max Moein hingga pengakuan Agus Condro mengenai cek perjalanan sebesar Rp 500 juta.

Sekjen PDI-P Pramono Anung menangkap indikasi bahwa banyaknya kasus yang terjadi mungkin saja digunakan oleh pihak lain untuk menjatuhkan pamor PDI-P. "Saya tidak ingin berprasangka buruk tapi ketika melihat hal ini mendekati pemilu maka sebagai ada kesan akan menurunkan pamor PDI-P. PDI-P tidak akan gentar," ujar Pramono sebelum debat capres di Jakarta, Rabu (27/8).

Pramono mengatakan PDI-P sudah memanggil nama-nama yang disebut Agus Condro juga turut menerima cek dalam besaran yang sama. Namun, menurutnya, mereka mengaku tidak menerima sama sekali uang tersebut. "Tapi kalaupun ada yang menerima maka kami akan usut itu. Siapapun yang bersalah maka kami akan umumkan secara terbuka," tandas Pramono. (LIN)


LIN
Share on Facebook
Nilai 7 A A A
Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
apa kata dunia? @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 12:56 WIB
jual gas elpiji 12kg/3hari, kontrak 20 tahun, @Rp70ribu, harga mengikat selama kontrak.
neko2 @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 12:22 WIB
korupsi,PDIP sex,PDIP kalo orang pintar pasti ga'' akan pilih lagi PDIP. hidup rakyat!
roy pratomo @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 12:13 WIB
Jelas kenapa "target market identitas" nya PDIP diarahkan ke wong cilik, soalnya gampang dibohongi. Kalau skr kasusnya terbuka satu-persatu, apa merasa masih punya harga dimata wong cilik?
surati @ Rabu, 27 Agustus 2008 | 15:59 WIB
PDI P harus mulai memperbaiki jajarannya dari tingkat ranting..... pilih orang yg menjalankan agamanya dgn baik dan ada rasa takut akan TUHAN. jangan pilih orang yg menantang MALU dan DOSA.... Insyaallah takkan berani melakukan KORUPSI!!!! CERAHLAH BANGSAKU
semprultenankiye @ Rabu, 27 Agustus 2008 | 15:17 WIB
Kita percaya saja deh. Tuhan tidak tidur, lho! (kata Sukardi Rinakit).
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1