Pramono Sedih Ada Pedangdut Mau Jadi Wakil Wali Kota
Pramono Anung
Video
Rabu, 27 Agustus 2008 | 13:52 WIB

JAKARTA, RABU — Indonesia membutuhkan sosok pemimpin berkarakter, bukan pemimpin yang populer.

Hal tersebut diungkapkan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Pramono Anung Wibowo dalam diskusi dalam peluncuran National Press Club di Hotel Sultan, Jakarta, saat berkomentar tentang partai yang banyak mencalonkan artis.

Menurut dia, Indonesia memerlukan pemimpin yang berani mengatakan tidak pada hal-hal yang tidak memihak rakyat. "Ini bisa membahayakan. Pemimpin populer, tapi tidak berkarakter. Misalnya, maaf ya, pedangdut yang tidak punya pengalaman mencalonkan diri jadi wakil wali kota di sebuah kota di salah satu provinsi di Indonesia. Ini ada kesedihan bagi saya meski itu sah-sah saja," ujarnya, Rabu (27/8).

Dia khawatir, jika pemimpin tidak memiliki karakter dan hanya populer, Indonesia akan terjebak pada pemerintahan instan, seperti pemilihan idola nyanyi di televisi. Menurut dia, nantinya akan ada titik balik bagi masyarakat. Nantinya masyarakat akan kecewa. Apalagi, lanjut Pramono, masyarakat tingkat bawah sudah kecewa terhadap demokrasi.

"Saat ini mereka menilai demokrasi itu menimbulkan kesengsaraan. Lebih baik hidup di zamannya Pak Harto. Ini grass root lho yang beranggapan seperti itu," jelasnya.

Oleh karena itu, tuturnya, PDI-P memilih tidak banyak mengikutsertakan artis pada daftar calon legislatif yang diajukan ke KPU. (BOB)


BOB
Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 35 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Megawaty @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 12:30 WIB
Ya...saya memang berkarakter...pendiam..terima kasih
joki @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 09:49 WIB
poltisi kerjanya salahin orang lain aja... yang bener kelompoknya sendiri... yang terima uang Miranda Gultom, yg jual Indosat, yg jual Gas murah ke Cina... smua bener !! urusin aja tuh Agus Condro dkk...
dewi @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 03:26 WIB
PDI-P juga pernah mencalonkan Sofia Latjuba dan Dessy Ratnasari.... pintar juga ya pak Pramono Anung ini kalo ngomong...hobinya koleksi cerutu mahal...apa nggak ingat sama rakyat yg lapar pak?
yvonne @ Rabu, 27 Agustus 2008 | 23:41 WIB
tapi selain harus punya kapasitas politician juga harus bertanggung jawab terhadap jabatan yang di pegangnya. bertindaklah sesuai kapasitas kita, cita2 boleh setinggi langit tp juga lihat kemampuan kita, apa kita mampu memimpin begitu banyak orang indonesia, kalo belum mampu, coba praktekan dalam lingkup kecil2an dulu, seperti dirikan panti asuhan, dirikan sekolah, kontribusikan hal2 yang kecil tp berarti jangan jabatan hanya di cari hanya untuk menjembatani hal2 yang sifatnya pribadi
yvonne @ Rabu, 27 Agustus 2008 | 23:41 WIB
tapi selain harus punya kapasitas politician juga harus bertanggung jawab terhadap jabatan yang di pegangnya. bertindaklah sesuai kapasitas kita, cita2 boleh setinggi langit tp juga lihat kemampuan kita, apa kita mampu memimpin begitu banyak orang indonesia, kalo belum mampu, coba praktekan dalam lingkup kecil2an dulu, seperti dirikan panti asuhan, dirikan sekolah, kontribusikan hal2 yang kecil tp berarti jangan jabatan hanya di cari hanya untuk menjembatani hal2 yang sifatnya pribadi
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1