Soetrisno Bachir: Tawaran Koalisi PDI-P Buang Waktu
Pramono Anung, Soetrisno Bachir dan Bursah Zarnubi sebelum debat calon presiden di Jakarta, Rabu (27/8).
Video
Rabu, 27 Agustus 2008 | 13:51 WIB

JAKARTA, RABU — Tawaran koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) terhadap beberapa partai, oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir dinilai tidak lebih sebagai strategi PDI-P untuk tampil di media.

Menurut Soetrisno, tawaran berkoalisasi yang dilontarkan saat ini hanya buang-buang waktu saja. "Mega kan tidak ada kemarin (di tempat tawaran koalisi disampaikan). Kami lihat ini partai sangat ahli. Hari ini dengan partai ini, lain hari kami lihat dengan partai lain," ujar Soetrisno.

Menurut Soetrisno, tidak mungkin upaya berkoalisi hadir pada saat ini karena seharusnya partai melakukan strategi-strategi untuk berkonsentrasi terhadap pemilihan anggota legislatif, seperti yang dilakukan oleh partainya. "Jadi, yang dimuat di berita cuma bohong-bohongan saja," katanya.

Sementara itu, Sekjen PDI-P Pramono Anung menanggapi dengan mengatakan, beberapa upaya yang terlihat sebagai tawaran koalisi lebih sebagai upaya penjajakan, komunikasi, dan silaturahmi. PDI-P juga menyatakan siap berkoalisi dengan partai mana pun. "Kita tunggu setelah pileg," tutur Pramono.


LIN
Share on Facebook
A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
siwia @ Minggu, 31 Agustus 2008 | 18:49 WIB
wadow... pak SB anda gak usah ngomong dah.... saya malah bingung! kampanye aja di TV duit anda kan banyak....
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1