Soetrisno: Sulit Koalisi dengan Golkar dan Demokrat
Pramono Anung, Soetrisno Bachir dan Bursah Zarnubi sebelum debat calon presiden di Jakarta, Rabu (27/8).
Video
Rabu, 27 Agustus 2008 | 13:33 WIB

JAKARTA, RABU - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir melihat PAN agak sulit untuk melakukan koalisi dengan Partai Demokrat dan Partai Golkar. Ada apa?

"Kalau berkoalisi dengan Golkar mereka minta presidennya, juga dengan Demokrat, agak susah kalau seperti itu," ujar Soetrisno sebelum mengikuti debat capres yang diselenggarakan oleh National Press Club di Jakarta, Rabu (27/8).

Menurut Soetrisno, partai yang hendak digandeng atau menggandeng PAN untuk berkoalisi haruslah partai yang memiliki semangat yang sama dengan PAN untuk memberantas korupsi. Namun, PAN tetap butuh berkoalisi apalagi jika UU Pilpres nantinya menentukan syarat 15 persen ke atas. Sementara, belajar dari pengalaman sebelumnya, akibat syarat tersebut, PAN tak dapat memberikan calonnya.

Soetrisno menambahkan, saat ini, PAN belum memiliki sikap soal capres yang akan diusung PAN dalam pilpres mendatang. Ada sejumlah nama, menurut Soetrisno, yang sedang digodok secara internal. "Ada senior seperti Amien Rais, Bambang Dibyo, Abdillah Toha, AM Fatwa. Sedangkan generasi baru ada Zulkifli Hasan, Didik Rachbini, Alvin Lie. Kita akan mengusung kader terbaiknya sehingga nanti perolehan suaranya signifikan untuk mencalonkan karena RUU Pilpres belum selesai," tandas Soetrisno. (LIN)


LIN
Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1