Terbongkar, Upaya Pembunuhan terhadap Obama
Tersangka rencana pemmbunuhan terhadap Barack Obama (dari kiri-kanan): Nathan Johnson, Tharin Gartrell and Shawn Adolf
Selasa, 26 Agustus 2008 | 23:53 WIB

Upaya pembunuhan terhadap terhadap calon presiden AS dari partai Demokrat Barack Obama berhasil diungkap. Empat orang, termasuk seorang perempuan telah ditahan sehubungan dengan dugaan upaya pembunuhan tersebut.

Aparat keamanan FBI dan secret service saat ini sedang menginvestigasi klaim tentang rencana penggunaan senapan laras panjang yang dilengkapi teleskop untuk menembak Obama dalam konvensi selama 4 hari Partai Demokrat di Denver. Salah satu tersangka mengaku telah melakukan perjalanan ke Denver untuk membunuh Obama.

Upaya penembakan itu semula direncanakan Kamis (28/8) saat Obama secara resmi menerima nominasi Demokrat untuk turun ke pemilihan presiden AS pada November mendatang. Pidato Obama tersebut rencananya akan disampaikan di hadapan hampir 100.000 orang di stadion Invesco dan penembakan rencananya dilakukan dari jarak sekitar 155 meter.

Rencana penembakan tersebut terbongkar oleh polisi lalu lintas lokal dalam sebuah patroli rutin. Beberapa polisi lalu lintas menghentikan sebuah truck pick-up yang dikemudikan secara ugal-ugalan di Aurora, kurang dari 20 mil dari lokasi konvensi Demokrat.

Dua senapan laras panjang yang dilengkapi dengan teleskop ditemukan polisi saat diadakan penggeledahan terhadap truk sewaan yang dikemudikan oleh Tharin Gartrell (28). Salah satu senapan diketahui sebagai senapan curian dari Kansas.

Polisi juga menemukan rompi antipeluru serta beberapa ijin mengemudi dengan nama orang lain dan obat bius methamphetamin. Polisi kemudian melanjutkan penyelidikan hingga ke kamar Gartrell di Hotel Cherry Creek, Aurora, untuk meringkus tersangka kedua.

Saat personil keamanan mencoba menciduknya, tersangka kedua, Shawn Robert Adolf (33), mencoba melarikan diri dengan melompat dari sebuah jendela di lantai 6 sebelum akhirnya berhasil diringkus dengan kondisi mata kakinya yang patah. Adolf mengenakan sebuah cincin dengan untaian swastika Nazi yang berkaitan dengan Aryan Nation - kelompok supremasi kulit putih yang diklasifikasi sebagai ancaman teroris oleh FBI.

Tersangka ketiga diringkus di hotel lain di Denver. Nathan Johson (32) mengaku pada polisi tentang rencana membunuh Obama saat senator Illinois itu menyampaikan pidato tentang nominasi yang diterimanya dari Demokrat.

Adolf dan Johnson saat ini ditahan karena tuduhan memiliki obat bius. Laporan harian di Denver menyebutkan kekasih Johnson, Natasha Gromack telah diringkus karena terlibat dalam upaya pembunuhan Obama tersebut.


JIM
Sumber : AP
Share on Facebook
Nilai 4.31 A A A
Ada 17 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
nTep...kYutzzz @ Sabtu, 30 Agustus 2008 | 09:54 WIB
caYoooo...oBama....neVer 9iVe up....teP sTuju bgT kLo kMu y9JADI pREsident of USA...hahaha...
winarto @ Jumat, 29 Agustus 2008 | 18:20 WIB
Obama emang bukan orang Indonesia..tapi biar gimanapun KITA HARUS BANGGA JADI ORANG INDONESIA..kalau yang ngak bangga SILAKAN ANGKAT KAKI dari BUMI PERTIWIKU
sisbe @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 20:34 WIB
siapa yang bilang obama ada setengah darah indonesiannya?...yang ada adalah bapaknya kenya dan ibunya amerika,....kasian de loe........jangan terlalu bangga jadi orang indonesia......
andalusia @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 17:31 WIB
Kenapa selalu ada konspirasi pembunuhan terhadap org2 yg ingin membela kebenaran....seperti OBAMA...., kita harus terus membuka hati pikiran dan jiwa bahwa seorang Obama terus berjuang untuk kepentingan bangsa Amerika dan dunia....
habe @ Kamis, 28 Agustus 2008 | 15:00 WIB
Maju terus dan jangan gentar, semoga anda berhasil jadi presiden AS berkulit hitam. Tuhan memberkati anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
282