Rhenald Kasali: Ubah Gaya Hidup !
Rhenald Kasali
Minggu, 24 Agustus 2008 | 16:39 WIB

BOGOR, JUMAT - Tidak ada hujan tidak ada badai, Rhenald Kasali yang biasanya membicarakan ekonomi tiba-tiba jadi fasih bercerita tentang lingkungan. Malah di atas panggung ia lebih banyak memprovokasi.

"Ubah gaya hidup agar global warming dapat diatasi," katanya di depan peserta Fujitsu Family Association (FFA) Conference di Bogor, Jumat (22/8). Ia mengatakan pemanasan global tak akan dapat dicegah hanya dengan mengubah keadaan seperti menggunakan teknologi baru yang lebih ramah lingkungan.

Menurutnya, pemanasan global telah menjadi keniscayaan. Bukti-bukti terjadinya pemanasan global nyata di depan mata, misalnya naiknya intensitas cuaca ekstrem dan berkurangnya luas lapisan es di pegunungan tinggi seperti Kilimanjaro.

"Mengubah cara pandang adalah sesuatu hal yang paling penting," ujar Rhenald Kasali. Urusan ubah mengubah Rhenald memang telah memberikan tekniknya dalam salah satu buku karangannya yang berjudul Change!


WAH
Share on Facebook
Nilai 6 A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
manyun @ Rabu, 17 September 2008 | 14:54 WIB
berilah contoh yg nyata kepada orang disekitar kita, sebelum menyerukan untuk berubah pada mereka..
flora @ Selasa, 9 September 2008 | 15:53 WIB
bagamana caranya meyakinkan orang2 bahwa kiamat itu akan cepat terjadi dari semestinya bila kita membiarkan cara hidup kita terus berlangsung seperti sekarang ini
sitizaleha @ Senin, 25 Agustus 2008 | 10:25 WIB
Mari kita hidup selaras,serasi dan seimbang dengan alam.Dengan cara mencintai mahluk hidup,hemat BBM,listrik,kertas dan minyak goreng.Semoga sehat..
sim @ Senin, 25 Agustus 2008 | 10:22 WIB
percuma berkata itu kepada orang-orang kaya yang konsumtif mereka tidak perduli dengan lingkungan
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
44