Minum Obat, Hindari Jus Buah!
Rabu, 20 Agustus 2008 | 11:15 WIB

MEMILIH jus buah sebagai minuman saat menelan obat-obatan tampaknya perlu dihindari. Sebuah riset terbaru mengindikasikan, jus buah dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam menyerap obat-obatan sehingga membuat terapi penyembuhan menjadi kurang efektif.

Para ahli farmasi di Kanada dalam riset yang dipublikasikan, Rabu (20/8), menyatakan bahwa jus grapefruit (jeruk merah), jus orange dan apel terbukti dapat mengganggu kemampuan tubuh menyerap obat-obat tertentu dan mengurangi efektivitas terapi.  Berdasarkan hasil penelitian, jus buah dapat mengurangi efektivitas obat-obat yang digunakan untuk penyakit jantung, kanker,  transplantasi organ dan “secara potensial menghilangkan efek khasiatnya.”

David Bailey, profesor farmakologi klinis dari University of Western Ontario yang memimpin riset ini, adalah orang pertama yang mengidentifikasi potensi jus grapefruit meningkatkan absorpsi obat-obat tertentu serta meneliti kemungkinan mengubah dosis normal menjadi dosis berlebihan. Temuan terbarunya, yang merupakan riset lanjutan bailey, dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Chemical Society ke-236 di Philadelphia.

"Ketika kita menggunakan obat, Anda harus meminumnya dengan dosis yang tepat. Dosis terlalu rendah tidak akan memberi efek yang Anda inginkan, terlalu tinggi akan memicu peluang menghasilkan efek berlebihan atau dasar beracun,"

“Belum lama ini, kami menemukan bahwa zat yang terkandung dalam grapefruit dan jus buah lainnya dapat menurunkan absorpsi oral pada obat-obat tertentu selama proses transportasi penyerapan dalam jaringan pencernaan. Masalahnya adalah hilangnya khasiat pengobatan sangat penting artinya bagi penyembuhan penyakit serius,”  ungkap Bailey

Dalam risetnya, Bailey  melibatkan relawan untuk meminum  fexofenadine, sejenis antihistamin untuk mengatasi alergi. Para relawan menelan obat ini dengan pilihan meminum segelas jus grapefruit dan air putih biasa dan air yang dicampur naringin (zat yang memberi rasa kecut pada buah-buahan).  Hasilnya menunjukkan, relawan yang minum jus grapefruit ternyata hanya menyerap setengah dari kadar fexofenadine dibanding mereka yang meminum air putih.

Menurut peneliti, jus grapefruit mengandung bahan utama naringin, yang memberi rasa kecut serta aroma khas. Naringin inilah yang diduga memblok “transporter" obat yang dinamakan OATP1A2 yang mengangkut bahan aktif obat dari usus kecil ke pembuluh darah.

“Pemblokiran  transporter ini mengurangi absorpsi obat dan menetralisasi potensi manfaatnya. Di lain pihak, obat-obat yang kadarnya meningkat dengan kehadiran jus grapefruit tampaknya memblok sejenis enzim penting dalam metabolisme obat bernama CYP3A4, yang secara normal berfungsi memecah obat,” kata peneliti.

Selain grapefruit, peneliti menemukan bahwa jus orange dan jus apel yang justru lebih banyak diminum ketimbang jus  grapefruit juga menunjukkan efek yang sama. Kedua jenis jus ini, kata peneliti, memang mengandung naringin.

Sejauh ini, di antara obat-obat yang terpengaruh konsumsi grapefruit, jeruk dan jus apel adalah : etoposide,  sejenis obat antikanker; jenis beta blocker (atenolol, celiprolol, talinolol) yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan mencegah serangan jantung dan beberapa jenis antibiotik (ciprofloxacin, levofloxacin, itraconazole). Penurunan interaksi obat juga dialami cyclosporine - obat yang digunakan mencegah penolakan dalam transplantasi organ. Daftar obat-obatan ini dipekirakan bakal terus bertambah panjang seiring dengan berlanjutnya penelitian.

Bailey mengatakan pasien seharusnya berkonsultasi dengan dokter mengenai kemungkinan adanya   pengaruh minuman jus dalam konsumsi obat.  Ia  juga meminta pasien sebaiknya disiplin menggunakan air putih ketika menelan obat.


AC
Sumber : yahoo
Share on Facebook
Nilai 5.5 A A A
Ada 8 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
sary @ Senin, 25 Agustus 2008 | 09:09 WIB
lbh bagusan Jus yg kita olah sndr....di jamin kebersihan...lgan air putih galon skarag udah g bagus...g ada steril....
ari @ Jumat, 22 Agustus 2008 | 11:59 WIB
kalo minum obatnya dengan teh manis sama nggak ya pengaruhnya dengan juice buah.. obat khan pahit jadi minum mesti pake yang manis manis
c12 @ Kamis, 21 Agustus 2008 | 13:25 WIB
Wah, ga tau kalo jus buah bisa bikin 'sakit' jugak. tapi,....aneh deh kalo minum obat pakek jus, biasanya dan bagusnya pake air putih. nah kalo anak2 tuh, makan obat pake pisang, efeknya sama ga ya??????
MissyMessy @ Rabu, 20 Agustus 2008 | 20:20 WIB
Wah.... Emang ada yang minum obat pakai jus, iah ? Selama ini, siey, selalu minum obat pakai air putih. Kalau berhubungan sama obat - obatan ngga berani aneh - aneh, deh. ^^
n. jamil ghazali @ Rabu, 20 Agustus 2008 | 18:51 WIB
Kalau barengan kali ya, tapi kalau antara 10 - 15 menit setelah minum juice, berpengaruh gak ..
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
93