Reptil Usia 111 Tahun Bakal Jadi Ayah
Tuatara merupakan reptil keturunan dinosaurus yang masih hidup sampai sekarang
Jumat, 8 Agustus 2008 | 04:04 WIB

WELLINGTON, KAMIS - Seorang petugas sebuah museum di New Zealand menyatakan bahwa reptil yang dianggap sebagai keturunan terakhir dinosaurus  yang masih hidup bakal menjadi ayah untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun di usianya ke-111. Henry, jenis binatang yang disebut tuatara ini, bersama pasangannya yang lebih muda, Mildred mengeluarkan lusinan telur bulan lalu setelah kawin di Museum Southland, di selatan Pulau New Zealand, Maret lalu.

Kurator Tuatara ini, Lindsay Hazley, Rabu lalu mengatakan, Henry tinggal di tempat khusus di sebuah museum khusus Tuatara sejak 1970 dan menunjukkan keenganannya untuk kawin sampai akhirnya kanker yang tumbuh di alat kelaminnya diambil atau dioperasi. Dia sekarang menikmati benar hidup ini, didampingi tiga tuatara betina yang bakal melahirkan lagi Maret depan.


Abdi Susanto
Sumber : Associated Press
Share on Facebook
Nilai 4.9 A A A
Ada 9 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
arif @ Kamis, 11 September 2008 | 20:37 WIB
wah kalau tuatara dibilang keturunan dinosaurus.......maka.. jenis tuatara zaman dahulu merupakan semut....terus semut sekarang keturunan siapa ya?????
hery wicaksono @ Selasa, 12 Agustus 2008 | 17:59 WIB
Jadi greng setelah habis dioperasi ya, barangkali kompas bisa menjelaskan kok bisa nentu'in umur
awie @ Selasa, 12 Agustus 2008 | 13:37 WIB
sebenarnya apa sih keturunan dinosaurus itu? kalau memang semua makhluk hidup berasal dari makhluk hidup dan yang dulu hidup hanya dinosaurus, maka semua makhluk hidup saat ini adalah keturunan dinosaurus.
slamet @ Selasa, 12 Agustus 2008 | 10:27 WIB
ada berapa ya jumlahnya? and ada gak ya di Indonesia?? jangan2 cuman bunglon...
endik @ Senin, 11 Agustus 2008 | 21:17 WIB
koq tahu kalau turunan dinosaurus, apa nggak cari sensasi ajach...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
43