Jepang Tambah "Jatah" Pelajar Asing 300.000 Orang
Kamis, 24 Juli 2008 | 18:18 WIB

JAKARTA, KAMIS - Anggota parlemen Jepang, Motoo Hayashi menyampaikan berita positif bagi para pemuda di dunia, khususnya di Asia. Negeri matahari terbit itu kini membuka kesempatan belajar bagi pelajar asing yang ingin bersekolah di sana. Jumlah jatahnya pun tak bisa dibilang kecil, 300 ribu kursi.

Menurut Hayashi, kesempatan belajar tersebut telah disampaikan Perdana Menteri Jepang Fukuda pada Januari 2008 silam. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dorongan terhadap penerimaan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dari luar negeri, baik yang melanjutkan pendidikan pascasarjana maupun yang bergerak di bidang industri.

"Oleh karena itu perlu kerjasama dari pemerintah dan kalangan industri. Manusia menjadi pondasi bagi hubungan Indonesia dan Jepang. Tanpa ada peran dari orang-orang muda, tidak bisa dilakukan hubungan antarwilayah. Maka peran orang muda mutlak dilakukan. Setiap tahunnya ada 6000 orang pemuda yang diundang untuk belajar ke Jepang, ini juga bentuk dorongan Jepang bagi negara di Asia Timur," kata Hayashi dalam paparannya pada diskusi parlemen Indonesia-Jepang, yang bertajuk "Promoting Regional Competition to Achieve Peace, Development and Prosperity" di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/7).

Rencana tersebut, menurut parlemen Jepang merupakan rencana yang spektakuler. Saat ini, jumlah pelajar asing yang ada di negeri Sakura itu tercatat 120 ribu orang. Jika jumlah 300 ribu orang itu tercapai, maka dalam 5 tahun akan terjadi peningkatan sebanyak 3 kali lipat. "Ini rencana yang luar biasa dan sangat berani," ujar politisi asal partai Demokrat Liberal ini.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan rencana tersebut, Departemen Hukum Jepang pun membuat regulasi yang mempermudah proses administrasi bagi pelajar asing. Sebab, selama ini banyak keluhan dari pelajar asing tentang proses yang berbelit-belit.

Selain itu, Jepang juga akan meningkatkan jumah pusat belajar bahasa Jepang di luar negeri. Ia juga mengharapkan, Indonesia bisa mempromosikan Jepang sebagai negara tujuan pendidikan bagi pelajar Indonesia. "Indonesia adalah negara dengan jumlah pelajar asing tertinggi nomor 3 di Jepang. Mahasiswa Indonesia selama ini banyak yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah Jepang," kata Hayashi.



Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
Nilai 4.33 A A A
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
E. Sri Ajoeniwati @ Jumat, 25 Juli 2008 | 10:15 WIB
Informasi yang disampaikan di artikel ini terlalu umum dan kurang memberikan informasi yang lebih detil apa, bagaimana, siapa, dimana, kapan pembaca yang berminat untuk mendapatkan jatah belajar sda harus menindaklanjutkan. Rubrik juga tidak mengangkat masalah pendidikan sebagai satu masalah yang perlu atensi bersama-sama dalam rangka memajukan bangsa.
sara @ Jumat, 25 Juli 2008 | 09:53 WIB
keterangan dan informasi lebih lanjutnya kita bisa dapat dimana ya?bagi yang berminat ikut beasiswa seperti ini. terima kasih.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile25
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort