Laporan Wartawan Kompas Hamzirwan
JAKARTA,RABU - Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil menegaskan, manajemen Merpati Airlines harus merelokasi kantor pusatnya dari Jalan Angkasa, Jakarta Pusat, ke Makassar, paling lambat sampai akhir tahun ini. Langkah ini diperlukan untuk memfokuskan pelayanan penerbangan dengan pesawat baling-baling (propeler) yang menjadi andalan Merpati selama ini.
"Kami belum menghitung biayanya, tetapi langkah ini lebih baik untuk masa depan bisnis Merpati. Mereka harus lebih berkonsentrasi pada penerbangan (pesawat) propeler, tidak perlu memikirkan harus tambah (pesawat) jet lagi," kata Sofyan seusai menjadi pembicara kunci di The Asia HRD Congress 2008 di Jakarta, Rabu (23/7).
Sejak wacana relokasi kantor pusat tersebut muncul, karyawan menanggapinya beragam. Namun, sebagian besar meminta manajemen tidak memindahkan kantor pusat ke Makassar.