Bursa Masih Waswas
Senin, 21 Juli 2008 | 06:11 WIB

JAKARTA, SENIN - Pekan ini Bursa Efek Indonesia masih waswas. Turunnya harga komoditas, baik perkebunan maupun pertambangan, termasuk minyak mentah dunia, benar-benar membuat pasar saham sempoyongan.

Pada pekan lalu, secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di titik terendah indeks sepanjang tahun 2008 ini pada 2.141,135 setelah terkoreksi 6,34 persen dibanding penutupan pekan sebelumnya. Sementara itu, indeks Kompas100 melorot 7,98 persen ke posisi 561,425. Indeks 45 saham-saham bluchip LQ45 merosot 8,29 persen menjadi 478,213.

Tenggelamnya indeks, menurut para analis, lebih banyak karena faktor harga komoditas di pasar dunia yang turun. Maklum, saham-saham komoditas, baik perkebunan maupun pertambangan, merupakan penyokong utama indeks BEI. Jadi wajar saja bila harga saham komoditas terpuruk, indeks pun ikut terjun bebas. Terbitnya laporan keuangan emiten tidak banyak membantu indeks.

Sementara  pasar saham Amerika Serikat, Wall Street, Jumat (18/7), ditutup mixed (beragam). Indeks Dow Jones Industrial Average naik 49,91 poin (0,44 persen) menjadi 11.496,57. Indeks Standard and Poor’s 500 naik tipis 0,36 poin (0,03 persen) pada 1.260,68, sedangkan indeks komposit Nasdaq turun 29,52 poin (1,28 persen) pada 2.282,78

Secara keseluruhan, pekan lalu Dow Jones berhasil meraih pekan terbaiknya dalam tiga bulan terakhir ini dengan naik 3,57 persen, Standard & Poor’s 500 menguat 1,71 persen, dan Nasdaq meningkat 1,95 persen.

Pekan ini, Wall Street menantikan laporan keuangan dari sektor perbankan serta laporan penjualan rumah serta harga minyak mentah.

Turunnya harga minyak mentah hingga 16 dollar AS ikut memberikan dorongan pada Wall Street. Hal ini berbeda dengan BEI yang justru terpukul oleh turunnya harga minyak dari rekor tertingginya tersebut.

Harga minya mentah jenis light sweet pekan lalu berada di posisi 128,88 dollar AS per barrel, sementara minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman September 130,19 dollar AS.


EDJ
Nilai 5 A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile18
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort