PARAPAT, SENIN - Tingkat hunian hotel di kawasan wisata Parapat tidak banyak berpengaruh meski digelar Pesta Danau Toba. Kendati demikian pengelola hotel memanfaatkan momentum ini untuk menyesuaikan tarif yang lebih menguntungkan. Di sejumlah hotel, hanya kamar berkelas utama saja yang masih tersedia.
"Momen Pesta Danau Toba tidak memberikan dampak positif bagi pasar yang kami bidik. Inilah kenyataannya. Pesanan memang naik dari panitia penyelenggara, dan rombongan pejabat negara," tutur Manajer Umum Hotel Niagara Pa rapat Cahyo Pramono, Senin (14/7) di Parapat.
Cahyo tidak begitu bangga dengan kondisi ini. Sebab, seperti pelaksanaan Pesta Danau Toba di tahun-tahun sebelumnya panitia penyelenggara menunggak hutang. "Meskipun pesanan naik, kami senang sekaligus khawatir. Panitia penyelenggara setiap tahun berbeda orangnya," katanya.
Hingga tanggal 19 Juli, Hotel Niagara, misalnya, sudah menerima pesanan 140 kamar dari panitia, rombongan presiden, dan sejumlah pemerintah daerah. Mereka datang terkait dengan penyelenggaraan Pesta Danau Toba. Pada saat yang sama, sudah ada tamu yang memesan kamar sebanyak 104 kamar. Mereka adalah wisatawan dari Malaysia, Belanda, dan wisatawan domestik.
"Kami terpaksa menunda pesanan wisatawan karena ada pejabat negara yang menginap. Kami meminta mereka datang di luar tanggal 19 Juli," katanya. Dia mengakui adanya penyesuaian harga hotel kembali ke tarif normal. Pada hari biasa, harga hotel bisa turun untuk merangsang tamu yang menginap.
Saat ini tingkat hunian Hotel Niagara sebanyak 40 persen dari 180 kamar yang ada. Tingkat hunian ini tidak jauh berbeda dibanding saat hari libur panjang. Dia mengkritik panitia yang menggelar acara saat hari libur sekolah habis. "Jika targetnya mengundang tamu, maka acara lebih tepat digelar saat libur sekolah," katanya.
Andi Siahaan, wartawan media televisi nasional mengaku tidak kesulitan mencari hotel. Hanya saja sejumlah hotel yang dia datangi menaikkan tarif dari harga sebelumnya.
Penerima tamu Hotel Inna Parapat Diva mengatakan banyak tamu yang memesan kamar standar saat Pesta Danau Toba. Sampai Rabu (16/7), persediaan kamar kelas standar sudah habis terjual. Sementara kelas superior naik sebesar 50 persen.
"Kami sampai segan menawarkan kepada pelanggan kami. Sebab kali ini kami tidak bisa memberikan penawaran harga seperti pada hari-hari biasanya, " katanya.
Di Parapat terdapat empat hotel berbintang dua, tiga hotel berbintang tiga, dan satu hotel berbintang empat. Belasan hotel lain merupakan hotel bintang satu dan kelas melati.