Prof Yogi: Manusia Kawat Penyakit Non-medis (7)
Puluhan kawat menjuntai di perut Bu Noor
Rabu, 9 Juli 2008 | 09:07 WIB

SURABAYA - Tentang apa yang dialami Noorsyaidah, spesialis penyakit dalam Prof Dr dr HR Moh Yogiantoro Sp PD-KGH menduga kuat kondisi itu sebagai sesuatu di luar jangkauan diagnosa medis. Namun, dari sisi medis, mungkin saja sebagai manusia Noorsyaidah mengalami kelainan anatomi, metabolisme, dan kejanggalan (anomali) lain seperti tumor dan kanker sehingga muncul kawat-kawat dari perut dan dadanya.

“Cuma ini memang aneh. Yang jelas, ada kondisi tertentu yang bisa disebut sebagai penyakit nonmedis dan itu memerlukan pengobatan dari ahli lain. Inilah yang kemungkinan besar berhubungan dengan kasus yang dialami Noorsyaidah ini,” kata spesialis dari RSU Dr Soetomo Surabaya yang akrab dipanggil Prof Yogi ini, ketika dihubungi Selasa (8/7).

Menurut Prof Yogi, pada beberapa kasus penyakit, ada yang memerlukan penyelesaian medis dan no-medis sekaligus. Tapi, ada pula yang cukup ditangani secara nonmedis saja, sementara penanganan medisnya kurang bermanfaat.

Namun, ketika diminta menyebutkan tindakan nonmedis seperti apa yang bisa digunakan untuk menangani kasus Noorsyaidah ini, Prof Yogi menyebut hal itu tergantung dari kemauan si penderita sendiri. Ketika didesak, apakah menggunakan cara gaib, Prof Yogi menyebut kemungkinan ke arah tersebut selalu ada.

“Percaya kepada Allah SWT, itu saja sudah merupakan bagian dari cara gaib (untuk penyembuhan nonmedis) sebab Allah kan tidak tampak secara nyata. Begitu juga penyakit nonmedis, mungkin saja gaib. Sebab, hal itu sudah di luar jangkauan dunia kedokteran yang konvensional,” tandasnya.

Sementara itu, pemerhati dan praktisi supranatural sahabat Prof Yogi, KH Ir Agus Ubaidilah, ketika ditanya tentang kasus yang dialami Noorsyaidah membenarkan bahwa penyakit yang diderita wanita itu terjadi akibat kiriman benda gaib` yang dibuat oleh manusia. Untuk pengobatannya, lanjut Agus, tidak bisa dilakukan melalui medis.

“Kalaupun dia pernah menggunakan pengobatan medis ternyata berhasil, tapi begitu kembali ke Samarinda kawat itu ternyata bermunculan lagi. Ini menunjukkan bahwa penyakitnya sudah di luar medis,” kata KH Agus Ubaidilah yang lebih akrab dipanggil Pak Agus ini.

Dari penerawangan jarak jauh yang dilakukannya dengan melihat foto dan ejaan nama Noorsyaidah, pria yang tinggal di Sidoarjo ini mengaku, ada sesuatu yang buruk yang ditanamkan di rumah Noorsyaidah. Hal buruk itulah yang kemudian membuat munculnya kawat-kawat dari perut dan dadanya. “Perlu proses penanganan yang panjang untuk mengobati ibu ini. Karena hal gaib itu telah ditanamkan pada dirinya sejak lama,” kata Agus. Noorsyaidah memang menderita penyakit aneh itu sejak tahun 1991.(rie)



Share on Facebook
Nilai 3.92 A A A
Ada 25 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
faisal fahmi @ Kamis, 11 Juni 2009 | 13:18 WIB
rekan saya siap membantu penyakit yg di derita oleh Bu Noor apabila ada pihak keluarga yg berniat menolong ibu Noor silahkan hubungi ke : 0878 7072 252 ( Bule )
habibumaya @ Senin, 20 Oktober 2008 | 18:59 WIB
Dengan ini,saya menyanggupi menyembuhkan Ibu Noor.Ada yang dapat mempertemukan saya dengan beliau?
bayoe @ Minggu, 20 Juli 2008 | 12:27 WIB
........................ ya tuhan
dwi kartini @ Minggu, 20 Juli 2008 | 11:34 WIB
sebaiknya ibu Noorsyaidah pergi ber-UMROH. dan jika sudah sembuh, jangan kembali ke daerah asal atau jika memungkinkan lebih baik tinggal di Arab saja.
ismoyo @ Jumat, 18 Juli 2008 | 16:07 WIB
Kepada bagian redaksi Kompas, saya ingin membantu untuk ibu Noorsyaidah bagaimana saya bisa menghubungi beliu. Terimakasih
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
4