BALIKPAPAN - Sebagian Kota Balikpapan terendam banjir. Padahal, hujan deras hanya sekitar lima jam sejak pukul 04.30, Sabtu ( 5/7). Kawasan yang terendam cukup parah di antaranya Kelurahan Damai dan Kelurahan Sepinggan. Di Kelurahan Damai, Balikpapan, tercatat 1.431 kepala keluarga harus mengungsi ke rumah tetangga di perbukitan. Pantaun Tribun, air merendam ruas Jalan MT Haryono di kawasan Damai hingga lutut orang dewasa. Sementara itu, di kawasan permukiman penduduk ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter. Adapun di Sepinggan, banjir merendam Pasar Sepinggan dan sejumlah rumah penduduk.
Menurut Kepala Subdinas Bina Marga Dinas PU Balikpapan Muhaimin banjir kali ini disebabkan curah hujan cukup tinggi dan adanya perubahan kondisi alam hulu hilir Balikpapan. Kondisi di Hulu, dicontohkan Muhaimin, kini banyak pengupasan lahan atau berkurangnya daerah hijau. Sementara itu, di daerah tengah belum ada fasilitas resapan air atau pengendali banjir dan di kawasan hilir drainase semakin menyempit.
Kewenangan Dinas PU, tuturnya, hanya untuk normalisasi drainase. Sementara itu, pengawasan area hulu ditangani Bapedalda Balikpapan, Dinas Tata Kota, dan stakeholder lainnya. Khusus drainase, PU masih dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan, misalnya taksasi kompensasi bangunan.
Lalu, Suparman, Lurah Damai, yang ditemui Muhaimin menambahkan, pihaknya bersama tim PU sudah menyosialisasikan hal itu kepada masyarakat.
Suparman dan warganya bergotong royong untuk membantu para korban banjir. Sebanyak 900 nasi bungkus didistribusikan kepada warga di sembilan Rukun Tetangga. Aparat yang terlihat membantu warga di lokasi banjir, yakni Polresta, Dishub, SAR, Kesbanglinmas, dan PMI Balikpapan. (m20)