Gara-gara Kepala Ikan, Anak Yatim Dihajar Juragan
Albiansyah, 16, (kanan) didampingi ibunya, Siti Afiati, saat menyampaikan laporan di Polda Metro Jaya, Sabtu (5/7).
Sabtu, 5 Juli 2008 | 12:19 WIB

JAKARTA, SABTU - Sial benar nasib Albiansyah (16). Maksud hati mengembalikan tujuh kepala ikan kakap hasil curian teman-temannya, ia malah dihajar juragan pemilik kepala ikan tersebut. Tidak puas dengan perlakuan tersebut, pihak keluarga Albiansyah melaporkan peristiwa penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya.Sabtu (5/7). Bersama LBH Sekolah, keluarga Albiansyah mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya.

Akibat penganiayaan tersebut, Albiansyah luka memar, pembengkakan di wajah, kepala, dan sekujur tubuhnya. "Saya dipukul tiga orang: Mas Surat, adik, sama kawannya. Jidat saya ditonjok," kata Albiansyah kepada wartawan.

Saat menyampaikan laporan, siswa kelas I SMK tersebut didampingi ibunya, Siti Afiati, dan bibinya, Sarinande, karena ayahnya telah meninggal. Menurut Albiansyah, penganiayaan yang dialaminya terjadi pada Kamis lalu. Saat itu, dua kawan Albiansyah memintanya menyimpan tujuh kepala kakap di rumahnya yang terletak di Jalan Semangka II, RT 10 RW 06 Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat. Ia tidak tahu kalau kepala ikan itu adalah hasil curian.

Setelah menyimpan tujuh potong kepala kakap tersebut, Albiansyah bermain bola. Saat itulah ia mendapat kabar dari warga bahwa ikan yang disimpan dan dijemurnya tersebut adalah hasil curian. Mengetahui hal tersebut, Albiansyah kemudian mengembalikan kepala-kepala ikan seberat tujuh kilogram tersebut ke rumah Surat, pemilik ikan tersebut, yang terletak satu gang dengan rumahnya.

Dalam perjalanan menuju rumah Surat itulah ia digebuk Surat dan dua orang lainnya. Melihat perlakuan tidak adil, keluarga Albiansyah mendatangi rumah Surat. Selain menyatakan kekecewaan mereka akan peristiwa tersebut, pihak keluarga juga meminta Surat menanggung biaya pengobatan Albiansyah. Namun, upaya tersebut direspons dengan ancaman Surat yang seorang juragan ikan.

"Saya datang ke Pak Surat minta biaya pengobatan. Bukan biaya pengobatan yang didapat, tapi ancaman dari Pak Surat," tutur Siti Afiati sebelum menyampaikan laporan tersebut.


SMS
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
Nilai 4.2 A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Tukiyem @ Selasa, 8 Juli 2008 | 08:08 WIB
Memang,, untuk menjadi orang baik itu tidak mudah. Saya salut dengan kejujuran dan keberanian Albiansyah, sekarang ini sudah sangat jarang anak muda yg seperti itu. Sabar yaa....
santi @ Minggu, 6 Juli 2008 | 01:52 WIB
Utk Pak Surat,jgn mentang2 anda orang berada anda bs main pukul seenaknya.Anda hrsnya salut dgn kejujuran seorg anak muda.Saya hrp anda mendapat sanksi yg setimpal dgn kesombongan anda.
ton @ Sabtu, 5 Juli 2008 | 13:57 WIB
bo ya jgn maen pukull gitu dong,,,,,,,mo jd petinju? lawan chris john,,,,,orang maksud baik langsung maen hajar,,,,
kadek @ Sabtu, 5 Juli 2008 | 13:47 WIB
sabar ya... mang orang niat baik tu g selalu dimuluskan jalannya. mungkin itu untuk menguji kesabaran. sabar2...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Pemerintah memiliki komitmen yang tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan r...
Kompas Mobile58
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort