JAKARTA, JUMAT - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira mengatakan, pihak kepolisian mempunyai bukti yang kuat keterlibatan Ferry Yuliantono dalam aksi tolak kenaikan harga BBM yang berujung rusuh. "Kita yakin dia terlibat," ujar Abubakar saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (4/7).
Soal bukti kuat keterlibatan Sekjen KBI tersebut, ia mengatakan semuanya ada di pihak penyidik. Pengungkapan keterlibatan Ferry yang dituding membiayai aksi massa tersebut akan disampaikan di pengadilan nanti.
Sebelumnya, saat jumpa pers, Abubakar mengatakan Ferry terlibat dalam aksi-aksi yang berujung rusuh. Pada 21 Mei 2008, ia dituduh memerintahkan massa aksi menerobos blokade yang dibuat aparat. Pada 21 Juni 2008, ia dituduh memerintah komandan lapangan melakukan aksi di kampus-kampus dengan membakar ban di jalan.
Dua tuduhan di atas langsung dibantah Chudry Sitompul, kuasa hukum Ferry Yuliantono. "Itu nggak benar," kata Chudry. Terkait bantahan Kuasa Hukum Ferry, Abubakar mengatakan bukan persoalan. "Silahkan bilang begitu. Nanti kita buktikan di pengadilan," tuturnya.