Asimo Bantu Dokter dan Suster di RS Gading Pluit
Robot ASIMO (Advanced Step in Innovative Mobility) berjalan di hall ruang perawatan usai membantu suster dan dokter di bangsal perawatan anak, Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta, Kamis (3/7). Robot Humanoid hasil pengembangan divisi R&D Honda Motor Co. Ltd ini, adalah Asimo generasi kedua yang telah mampu berinteraksi dengan manusia, dibandingkan Asimo generasi pertama yang diperkenalkan tahun 2000.
Kamis, 3 Juli 2008 | 15:20 WIB

JAKARTA, KAMIS - Untuk kesekian kalinya Honda menghadirkan robot ASIMO ke Indonesia. Kamis (3/7), Robot humanoid itu menunjukkan kebolehannya membantu dokter dengan membawakan obat bagi pasien di Rumah Sakit Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta.

Dengan membawa nampan di salah satu tangannya, ASIMO menyusuri lorong rumah sakit tersebut dengan lancar sejauh 25 meter menggunakan kedua kakinya. Sampai di salah satu ruang perawatan pasien, ia berbelok dan menghampiri dokter yang tengah memeriksa pasien. Penuh percaya diri, ASIMO menyerahkan nampan berisi obat tersebut kepada dokter.

Tak cukup membantu satu dokter. Setelah dokter pertama selesai dan mengembalikan tempat obat yang telah dipakai, ASIMO menghampiri dokter lainnya. Hal tersebut dapat dilakukan karena ASIMO dapat mengenali orang-orang yang dibantunya dari sensor yang telah dipasang sebelumnya. Di sepanjang lantai yang dilaluinya juga diletakkan sensor sebagai penunjuk jalan baginya tiap berjalan satu meter.

"Robot ASIMO merupakan salah satu pencapaian tertinggi Honda di bidang mobilitas dan teknologi masa depan yang humanis," ujar Yukihiro Aoshima, Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor. ASIMO yang merupakan singkatan dari Advanced Step in Innovative Mobility telah membuktikan perannya sebagai asisten manusia.

Sementara menurut  Jonfis Fandy, Marketing and Aftarsales Service Director PT HPM, mengatakan peragaan ASIMO sebagai sahabat dan asisten manusia baru pertama kali ini dilakukan di Indonesia. Sebelumnya, Honda sudah beberapa kali memperkenalkan ASIMO di Indonesia, namun sekadar peragaan tunggal untuk memamerkan kemampuannya. Misalnya saat menyapa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Bahasa Indonesia saat hadir dalam perayaan Natal di istora Senayan Jakarta tahun 2006.

Robot yang dibawa ke Indonesia tahun ini adalah ASIMO generasi kedua, penyempurnaan ASIMO generasi pertama yang diperkenalkan tahun 2000. Teknologi mobilitas ASIMO mengalami perkembangan pesat dibandingkan generasi terdahulu. Kemampuan yang ditingkatkan antara lain bergerak dalam pola lingkaran dan berlari hingga kecepatan 6 kilometer perjam.

Kemampuan ASIMO berinteraksi dengan manusia juga semakin sempurna. Misalnya, menyambut tamu, berjalan bergandengan tangan, membawa nampan, dan mendorong kereta. Sebelumnya ASIMO dapat naik dan turun tangga dengan membawa benda hingga dua kilogram, berdansa, melambaikan tangan, serta berbicara dalam berbagai bahasa.
 
Selain di RS Gading Pluit, ASIMO juga akan berkeliling ke Indonesia untuk menunjukkan kebolehannya sepanjang bulan Juli ini. Pada tanggal 6 Juli 2008, Asimo akan menghibur anak-anak di Kandang Jurank, Tangerang. Tanggal 11-20 Juli 2008 Asimo akan unjuk kebolehan di arena IIMS (Indonesia International Motor Show) 2008. Sementara tanggal 25-27 Juli 2008 hadir pada Asimo Show di Surabaya.(C8-08)



Share on Facebook
Nilai 4.5 A A A
Ada 14 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Lucca @ Minggu, 16 November 2008 | 19:42 WIB
KEREN !
indah @ Senin, 8 September 2008 | 17:20 WIB
kamu bener ry, indonesia tahun segitu emang udah jadi pemimpin, tapi manusia yang diberdaya gunakan.
warteg @ Jumat, 29 Agustus 2008 | 18:56 WIB
udah pinter tinggal bikin robot, eh duitnya ga ada. udah ada duit buat gunain lab, eh pajaknya gila. udah bisa bikin robot, tinggal di sempurnakan, eh pemerintah g dukung. bengong nonton berita, eh idenya dipake orang lain, dapat penghargaan pula. takut ini takut itu ______________________________________________ halangan sbenernya diri sendiri
F1car @ Senin, 18 Agustus 2008 | 08:23 WIB
boro-boro mau bikin robot kaya asimo, negeri ini masi dirundung banyak masalah bung. klo bikin onde-onde kita ahlinya........... orang orang pintar di indonesia ini kan g kepake malah disingkirkan
ery @ Rabu, 30 Juli 2008 | 23:03 WIB
gue setuju sama erlang, gue yakin indonesia mampu membuat yang lebih canggih di tahun..........3100 !!
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
88