Doraemon Jadi Duta Besar
Menteri Luar Negeri Jepang Masahiko Komura, Doraemon dan Nobita-kun saat pemilihan duta kebudayaan animasi Jepang 19 Maret 2008 di Tokyo, Jepang. Doraemon, akan menjadi duta kartun pertama, dan diharapkan memperkenalkan budaya Jepang di seluruh dunia.
Artikel Terkait:
Selasa, 17 Juni 2008 | 11:19 WIB

JAKARTA, SELASA - Si kucing gendut Doraemon kini tidak hanya memiliki tugas sebagai penolong Nobita dalam kesusahan, tetapi juga menjadi duta besar kebudayaan animasi Jepang. Gelar ini diberikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Jepang Masahiko Komura pada 19 Maret 2008 di Departemen Luar Negeri Jepang.

Setelah menjadi duta besar, Doraemon akan datang ke Indonesia pada Selasa (17/6) di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. "Halo, saya Doraemon, duta besar kebudayaan animasi Jepang," demikian bunyi pesan yang diucapkan robot Doraemon setinggi satu meter di kedutaan, seraya menyatakan harapan untuk bekerja sama.

Doraemon menjadi duta besar budaya animasi Jepang untuk negara-negara di seluruh dunia, namun khusus di Indonesia penunjukan ini sekaligus memperingati setengah abad terjalinnya persahabatan Indonesia dan Jepang.

Menurut Yukari Kaje, atase kebudayaan Jepang untuk Indonesia, pemilihan Doraemon didasarkan atas banyak hal. "Dalam fiilm animasi Doraemon kita bisa melihat berbagai kebudayaan Jepang, cara berpikir orang Jepang, serta keseharian orang Jepang itu sendiri," katanya.

Selain itu Yukari menambahkan bahwa dalam film animasi Doraemon juga terdapat nilai-nilai budaya Asia, yaitu menghormati orang tua.

Adapun untuk memeriahkan acara 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Jepang, Kedubes Jepang beserta Perhimpunan Persahabatan Indonesia Jepang menyelenggarakan acara Doraemon Dreamland, yaitu acara yang mempersembahkan 17 jenis permainan serta area penjualan makanan, seperti makanan kesayangan Doraemon, dorayaki.

Acara ini berlangsung pada 20-29 juni 2008 di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta. Acara terbuka untuk umum dengan harga tiket Rp 100.000 pada hari kerja dan Rp 125.000 untuk hari Sabtu dan Minggu. (M10-08)



Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
Nilai 4.32 A A A
Ada 25 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Ray @ Senin, 23 Juni 2008 | 10:52 WIB
makanya u orang jangan sirik melulu kalo liat bangsa laen maju.. kreatif donkk.. tunjukan obsesimu... jangan dikit2 tawuran berantem... kreatif donkkk jangan sirik2an AYO MAJU INDONESIAKU....
Ray @ Senin, 23 Juni 2008 | 10:52 WIB
makanya u orang jangan sirik melulu kalo liat bangsa laen maju.. kreatif donkk.. tunjukan obsesimu... jangan dikit2 tawuran berantem... kreatif donkkk jangan sirik2an AYO MAJU INDONESIAKU....
Ray @ Senin, 23 Juni 2008 | 10:47 WIB
makanya u orang jangan sirik melulu kalo liat bangsa laen maju.. kreatif donkk.. tunjukan obsesimu... jangan dikit2 tawuran berantem... kreatif donkkk jangan sirik2an AYO MAJU INDONESIAKU....
aos @ Kamis, 19 Juni 2008 | 14:56 WIB
pelajaran bagi bangsa Indonesia; yaitu internasionalisasi produk / kebudayaan / karya seni anak bangsa guna membangun citra baik di mata internasional. ada si "komo", si 'Unyil", tokoh wayang golek, dll, maju trus budaya Indonesia....
wakwaw @ Rabu, 18 Juni 2008 | 20:30 WIB
hai....konichiwa..hahahah
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dalam rangka peringatan HUT Proklamasi RI yang ke 63, Presiden Yudhoyono memberikan penghargaan...
Kompas Mobile61
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort