YLKI Minta Razia Laptop Disosialisasikan
Jumat, 6 Juni 2008 | 18:07 WIB

JAKARTA, JUMAT-Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pengelola Bandara Soekarno-Hatta melakukan sosialisasi bila memang ada pemeriksaan laptop yang menggunakan software ilegal di kawasan bandara.
 
Menurut Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Indah Suksmaningsih, Jumat (6/6) sore, masalah ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah untuk mamberikan akses informasi terhadap masyarakat. "Persoalan ini sebenarnya perlu dilihat latar belakangnya, kenapa masyarakat menggunakan software ilegal, itu karena software asli harganya mahal," ujarnya kepada Kompas.com
 
Indah menuturkan, hal tersebut membuktikan pemerintah tidak memberikan akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendapat informasi atau pengetahuan. Ia menambahkan ilmu pengetahuan itu tidak ada yang berasal dari ruang vakum artinya ilmu pengetahuan apapun lahir juga dari pihak lain.
 
“Kalau pun ada peraturan mengenai hak paten, itu silakan saja, tetapi mengenai duplikasi software itu seharusnya tidak menjadi persoalan asal tidak untuk tujuan diperdagangkan, kalau untuk pribadi, saya kira tidak masalah,” katanya.
 
Indah menjelaskan, dalam kasus ini, masyarakat memiliki hak untuk mendapat informasi yang memadai terkait sosialisasi bila memang ada pemeriksaan di bandara. “Tetapi sepertinya pemerintah masih tidak transparan dalam hal ini,” ungkap Indah.
 
Ia juga mengatakan sosialisasi pemeriksaan tersebut seharusnya juga memuat keterangan rinci mengenai waktu dan tempat, sanksi serta diinformasikan berkali-kali. “Seharusnya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi bila memang ada pemeriksaan seperti itu,” tuturnya. (C6-08)


C6-08
Share on Facebook
A A A
Ada 18 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
JackS @ Kamis, 3 Juli 2008 | 20:35 WIB
Menyedihkan!! Apa salahnya sih menduplikasi? Kalau memang tujuan menghilangkan bajakan, ya udah!! bilang sama Bill Gates atau perusahaan pembuat Hardware suruh ilangin pasaran CD dan DVD-RW !! Jgn masyarakat yg dibikin sengsara !! Kita kan cuma pake hardware itu bukan tujuan utama kita untuk memperbanyak !! Justru dgn adanya hardware itu masyarakat yg lemah batinnya terpaksa memanfaatkan situasi ini !!
ordinat @ Kamis, 3 Juli 2008 | 09:01 WIB
disosialisasikan? jangan dong. biar bnyk yg ketangkep. sama kayak polisi lalu lintas yang sembunyi di balik pohon biar gak keliatan pengemudi kendaraan.
cece @ Selasa, 1 Juli 2008 | 23:39 WIB
lah!! emang sengaja ga disosialisasikan biar masyarakat pd ga tau.. kan biar duit razia nya tambah banyak..
Arkoent @ Minggu, 8 Juni 2008 | 06:15 WIB
Razia Laptop sangat tidak berlasan apa lagi jika dilakukan di Bandara. Terlalu banyak yg dikorbankan : privasi, waktu, uang dan harga diri. Tidak ada yg mau bajakan asal yg asli murah. Klo boleh usul bia ngghak diajukan subsidi untuk software. Kemudai sejak Sekolah anak-anak jangan di cekokin dengan Software MAHAL...tp dengan yg murah ato gratis...Hati2 dengan penawaran Bill Gate... GBU
budi @ Sabtu, 7 Juni 2008 | 18:50 WIB
kalo pemerintah emang niat untuk ilangin software bajakan, tuh tempat jual software bajakan di tutupin !! jangan cari duit aja di airport untuk razia tapi di luar praktik pembajakan masi normal berjalan !! praktik gini mah cuman menjadi cara baru untuk petugas2 di airport untuk mengeruk uang2 rakyat dengan cara uang damai !!! malu bangg !!!!!
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
87