Laptop Penumpang Diperiksa di Bandara Soekarno-Hatta
Kamis, 5 Juni 2008 | 08:51 WIB

JAKARTA, KAMIS - Bandara Soekarno-Hatta mulai memberlakukan pemeriksaan laptop penumpang yang menggunakan software tidak berlisensi. Menurut Kepala Divisi Sistem Informasi Bandara Soekarno-Hatta Bambang Ciptadi, pemeriksaan software tersebut sebenarnya juga sudah diberlakukan di semua instansi, termasuk bandara internasional.
 
“Kami memang memberlakukan ini mengingat banyak software tak berlisensi yang diduplikasi di Indonesia. Seperti kita tahu, penduplikasian seperti itu menjadi lazim di negara ini,” ujar Bambang kepada Kompas.com, Kamis (5/6).
 
Mengenai kabar soal pemeriksaan laptop salah seorang penumpang yang menggunakan software tidak berlisensi, Kamis (29/5), yang disidang di tempat dan dikenai denda Rp 9.500.000, Bambang belum memberikan konfirmasi mengenai kejadian tersebut.(C6-08)


c6-08
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
A A A
Ada 55 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
david @ Selasa, 1 Juli 2008 | 11:20 WIB
Indonesia ingin membuktikan kepada luar negeri bahwa hak cipta mereka terlindungi secara berlebihan atau para petugas dan departemen pemerintahan terkait sedang mencari masalah sendiri. Merazia setiap lap-top di bandara membuat wajah kita sendiri tercoreng, melanggar hak pribadi/individual dan membuat para turis atau pelaku bisnis internasional merasa terganggu. Semua hanya akan disalahgunakan oleh oknum untuk keuntungan sendiri; mohon kesadaran pemerintah akan hal ini....!
Ry @ Kamis, 19 Juni 2008 | 04:57 WIB
yg meriksa kayaknya uda keabisan akal buat dapet duit tuh .sungguh memaluka bangsa ini ngaku2 nya demi melindungi negara dr teroris tp menyengsarakan rakyat yg kecil makin kecil
jack sinaga @ Rabu, 18 Juni 2008 | 09:32 WIB
Pak, kalo mau yang legal harganya dong harus terjangkau ama kantong kita-kita, pasti kita-kita juga pake yang legal. komputerkan sekarang bukan dari kalangan atas aja yang pake, kita-kita kan juga pengen pinter.
Adi @ Rabu, 11 Juni 2008 | 11:42 WIB
Sy rasa secara waras, orang lbh suka n bangga pke software yg asli / lisence, CUMA masalahnya bagi kebanyakan orang, harga antara software2 asli n bajakan itu sgt berbeda jauh, klo hanya selisih 2 / 3 x lipat mgkin tdk trlalu berat u/ beralih ke licences. Sebagai pelarian paling menggunakan open source, tdk menguras biaya hidup...
wira @ Rabu, 11 Juni 2008 | 07:09 WIB
dibilang pintar tapi kelihatan nya bodoh, lain kali jika mau ambil tindakan toh di timbang2 dahulu, yang malu kan orang indonesia sendiri, kok razia di bandara pake sidang ditempat lagi, jika orang asing lihat apa ya pemikirannya ???
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dalam rangka peringatan HUT Proklamasi RI yang ke 63 Presiden Yudhoyono me...
Kompas Mobile87
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort