Polisi Buru Munarman
Munarman
Video
Rabu, 4 Juni 2008 | 14:04 WIB

JAKARTA, RABU - Polisi telah mengamankan 59 anggota FPI, termasuk Ketuanya, Habib Rizieq Shihab, Rabu (4/6) pagi tadi. Namun, Panglima Komando Laskar Islam Munarman tidak termasuk di antara 59 orang tersebut.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira mengatakan, hingga saat ini polisi masih melakukan pencarian terhadap mantan aktivis Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu. "Munarman saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Metro Jaya. Pengejaran masih, dan Munarman salah satu target kita. Di mana pun Munarman berada jadi target penangkapan kita, akan kita kejar. Jadi silakan yang bersangkutan menyerahkan diri," ujar Abubakar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/6).

Dikatakan Abubakar, dalam bukti permulaan yang dimiliki kepolisian, Munarman termasuk salah seorang yang melakukan tindak kekerasan terhadap anggota AKKBB. Apakah salah satu foto itu yang sempat menjadi polemik di media kemarin? "Kalau dia tidak merasa bersalah dan menyatakan bahwa dalam foto di mana dia sedang mencekik dengan dalih mencegah melakukan pemukulan, ya sampaikan saja. Kami (polisi) punya saksi bahwa dia ikut memukul. Banyak saksi dan bukti yang kita miliki," kata Abubakar. (ING)


ROY
Share on Facebook
A A A
Ada 20 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
scorpion @ Kamis, 5 Juni 2008 | 08:30 WIB
jangan galak galak sama ummat islam lantaran kami juga bisa lebih galak.
dodol @ Kamis, 5 Juni 2008 | 03:41 WIB
tidak gentleman,kalau berani berbuat,harus berani bertanggung jawab...
iik@ @ Kamis, 5 Juni 2008 | 01:16 WIB
hehehehehehehehehehehehe........ternyata dia sendiri juga takuuuuuuuttt
Karim @ Rabu, 4 Juni 2008 | 22:34 WIB
Setuju juga, cari terus tuh yg namanya Munarman. Mana katanya siap diperiksa tapi kok melarikan diri, munafik. Sudah saatnya Hukum di Indonesia di tegakkan. Masyarakat Indonesia mendukung pak Polisi.
tjotsu @ Rabu, 4 Juni 2008 | 22:14 WIB
ada nih, ngumpet disini :P ... katanya, dia akan menyerahkan diri jika Ahmadiyah dibubarkan. itu aja.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1