Koran Tempo: Kami Memberikan Ruang untuk Koreksi
Foto Munarman sedang mencekik seseorang yang dimuat Koran Tempo, Selasa (3/6).
Selasa, 3 Juni 2008 | 13:03 WIB

JAKARTA, SELASA - Front Pembela Islam (FPI) menyampaikan protes atas dimuatnya foto Panglima Komando Laskar Islam (KLI) Munarman di halaman 1 Koran Tempo, Selasa (3/6). Dalam foto itu, Munarman tengah mencekik seorang laki-laki saat terjadi insiden di Monas hari Minggu (1/6) lalu. Laki-laki itu disebut sebagai salah satu anggota AKKBB yang melakukan aksi.  Munarman mengklarifikasi, laki-laki berkaus hitam itu adalah anggota laskarnya bernama Ucok Nasrulloh. Terkait pemberitaan ini Munarman berniat menggugat Koran Tempo.

Menanggapi protes Munarman, Pemimpin Redaksi Koran Tempo Malela S Mahargasari mengatakan, pihaknya memberikan ruang kepada Munarman untuk mengoreksi atas apa yang dianggap tidak benar. "Seperti halnya media massa lain, kalau ada yang salah kami terbuka untuk mengoreksi apa yang dianggap salah. Kalau ada yang salah dan tidak benar, bisa koreksi. Koran Tempo hanya salah satu dari berbagai media yang memuat foto itu. Foto itu didapat dari konferensi pers AKKBB yang sangat umum, dan dengan kutipan yang sama," ujar Malela saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Munarman memberikan waktu kepada Koran Tempo selama 1 x 24 jam untuk meminta maaf atas pemuatan foto itu. "Meminta maaf seperti apa? Kalau memang ada hal yang dianggap lebih benar, akan kita sampaikan sejauh mana ada bukti yang menunjukkan. Koreksinya akan kita muat. Kalau FPI memang sudah menunjukkan bahwa orang yang ada di foto itu orangnya kita harus mengoreksi," kata Malela.


ING
Share on Facebook
Nilai 8 A A A
Ada 21 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
badil @ Rabu, 4 Juni 2008 | 10:31 WIB
Baru didzolimi segitu aja udah ngerengek2, tp ketika FPI mendzalimi orang lain seperti yang biasa mereka lakukan apa terbesit untuk meminta maaf..??
AnotherCitizen @ Rabu, 4 Juni 2008 | 07:56 WIB
Kasian si Ucok......
cahbebas @ Rabu, 4 Juni 2008 | 07:28 WIB
kebebasan pers adalah kita junjung tinggi salut u/ tempo benar katakan benar salah katakan salah
imronsar@gmail.com @ Selasa, 3 Juni 2008 | 20:39 WIB
maju terus FPI!! mumpung negara ini berlaku hukum rimba. siapa yang kuat pukul yang menang. Di sini ndak ada yang berani lawan FPI, kecuali Gus Dur.
Ari @ Selasa, 3 Juni 2008 | 20:38 WIB
ALLAHUAKBAR..............Maju terus FPI !! Tetap tegakkan Amar Ma*ruf Nahi Munkar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1