Wisata ke Depok? Hayuukk...
Masjid berkubah emas ini dibangun di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok. Masjid ini milik Hj Dian Djuriah Maimun Al Rasjid, pengusaha asal Banten. Kini luas kawasan masjid ini mencapai 100 hektar.
Sabtu, 31 Mei 2008 | 09:43 WIB

JAKARTA, SABTU - Tahukah Anda bahwa Depok, kota mandiri di pojok selatan Jakarta, saat ini tengah menggalakkan potensi wisatanya. Pemerintah Kota Depok telah membangun Tourist Information Centre (TIC) atau Pusat Informasi Pariwisata. Lokasi TIC berada di Kampung Rusa, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, berdekatan dengan Masjid Dian Al-Mahri atau yang dikenal dengan nama Masjid Kubah Emas

Kepala Kantor Pariwisata Seni dan Budaya Kota Depok, Gagah Sunu Sumantri, di Depok, mengatakan, selama ini orang hanya mengenal Masjid Kubah Emas sebagai obyek wisata di Depok. Padahal, kota ini memiliki banyak hal yang menarik, mulai dari obyek wisata, wisata kuliner, cenderamata, juga makanan dan minuman khas Depok seperti olivera dan belimbing. "TIC menyediakan berbagai macam informasi yang berhubungan dengan pariwisata yang ada di Kota Depok.

Selanjutnya, untuk meningkatkan aktivitas pariwisata di Depok, Kantor Pariwisata Depok juga menjalin kerjasama dengan penyelenggara wisata luar daerah seperti Yogyakarta, Bali, Lombok, dan kota lainnya. "Potensi wisata yang ada di Depok akan semakin diketahui masyarakat luas melalui penyelenggara biro wisata di daerah lain. Kerjasama sangat diperlukan untuk memajukan pariwisata di Kota Depok," katanya.   

Mau keliling Depok? Jangan lupa mampir dulu ke TIC!


MBK
Sumber : Antara
Share on Facebook
Nilai 3.5 A A A
Ada 5 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
paksi @ Selasa, 17 Juni 2008 | 20:51 WIB
idem................ironis ya.. monggo diteruskan atau klo ngerasa ya syukur,klo g sadar ya ngawur..msak jwbannya sll klasik?APBN????????????
andhanti @ Jumat, 13 Juni 2008 | 13:44 WIB
betul, depok sekarang waduuuh!! ampun deh macet dan kacau! Mall dimana-mana, jalan tetep segitu2 aja, yg nambah malah kerusakannya, bukan perbaikannya. Belum lagi angkotnya.Ampyuuun deh!!
siska @ Kamis, 12 Juni 2008 | 15:24 WIB
Depok mau dijual? Lah..apa ada yang mau kesana,kalo untuk nyampai Depok aja perlu perjuangan. Margonda sekarang macet. Dua mall besar menguasai jalanan. Mau lewat jalan alternatif di tanah baru, harus siap dengan lubang-lubang yang menghadang.Belum lagi angkot yang seabreg dan tidak tertib. Capek dech...!!!
didi @ Kamis, 12 Juni 2008 | 08:27 WIB
betul jalan dulu lah pak diperbaiki pak wali sedih dan malu saya melihatnya sama daerah lain gemana sih pak wali jangan urusin yang meninggal dulu urusin yang hidup nih jalan pak jalan pak ingat janji bapak
don @ Rabu, 11 Juni 2008 | 10:02 WIB
jalan aja masih pada bolong bolong.. trotoar u/ pejalan kaki gak ada.. angkot bikin sembraut... Depok ibarat gadis kampung yang berdandan menor..kedodoran... dengan mal ma yang tumplek blek.. urusin dulu prasarananya Pak...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
72