Jakarta Waspada Air Pasang 4 Juni
Jl Sedyatmo menuju Bandara Udara Soekarno Hatta saat tergenang air.
Video
Rabu, 28 Mei 2008 | 11:46 WIB

JAKARTA, RABU-Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengingatkan semua warga Jakarta untuk mewaspadai gelombang pasang laut yang diperkirakan terjadi pada Rabu 4 Juni 2008 mendatang.

"Ada siklus 25 tahun, air laut naik dengan ketinggian hingga 2,5 meter. Kami sudah mengantisipasi adanya peningkatan permukaan air laut," kata Gubernur DKI Fauzi Bowo dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan tiga Gubernur (DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat) di DPR, Rabu (28/5) pagi.

Rapat kerja DPR ini dipimpin Wakil Ketua Komisi VII Rapiuddin Hamarung dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi. Fauzi mengatakan sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan "warning" kepada masyarakat pesisir Jakarta dan masyarakat di Kepulauan Seribu.

"Kami juga mengantisipasi menjaga jalan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jangan sampai jalan tol menjadi tak berdaya lagi akibat naiknya permukaan air laut pada 4 Juni mendatang," kata Fauzi Bowo. (KSP)


R Adhi Kusumaputra
Share on Facebook
A A A
Ada 22 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
untung surapati @ Rabu, 4 Juni 2008 | 17:46 WIB
pemerintah DKI jangan hanya bisa mengantisipasi dengan memberi peringatan kepada warga tetapi mestinya melakukan kerja nyata dengan warga dalam membangun hutan mangrove dipesisir jakarta dan membebaskan tanah warga untuk pembangunan dam/tanggul .
wahyudi @ Sabtu, 31 Mei 2008 | 16:37 WIB
Genaplah sudah penderitaan warga Jakarta....
sakti @ Jumat, 30 Mei 2008 | 10:11 WIB
pemerintah bisanya omong doang.. slalu buat rakyat menderita aja..!!! mana janjinya.. benahi dong supaya ga banjir
jihan @ Kamis, 29 Mei 2008 | 10:48 WIB
kapan ya utara ngga tergenang air lagi..??
Raymond @ Kamis, 29 Mei 2008 | 00:15 WIB
Sial Buanget sih.....udah BBM naek, hidup makin susah sekarang malah diancam air pasang segala. Busyettt dahhh.......
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
87