Kampus Unas Hancur
Sejumlah kendaraan roda dua rusak akibat peristiwa bentrokan antara polisi dan mahasiswa Universitas Nasional saat melakukan unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM, di depan kampus UNAS, Jakarta Selatan, Sabtu (24/5).
Video
Sabtu, 24 Mei 2008 | 10:46 WIB

JAKARTA, SABTU - Kampus Universitas Nasional di Pejaten hancur setelah terjadi bentrokan Sabtu (25/5) pagi. Aktivitas pun diliburkan karena kampus tidak bisa digunakan.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, pecahan kaca terlihat mulai dari jalan masuk hingga ke bagian dalam kampus. Kerusakan terlihat pada ruang ATM, koperasi mahasiswa, perpustakaan dan ruang kuliah. Di beberapa tempat terlihat sepeda motor mahasiswa rusak berat. Sebuah mobil semua kacanya pecah.

Rosiana, juru bicara mahasiswa, pukul 06.00 polisi masuk dan menyerang mahasiswa dengan gas air mata. Polisi pun melakukan sweeping lalu terjadi saling lempar. "Polisi juga menjarah koperasi mahasiswa. Banyak mahasiswa dipukuli meski sudah menyerah," kata Rosiana. 

Di beberapa bagian kampus terlihat spanduk dan poster pengumuman bahwa kampus diliburkan. "Kami belum tahu sampai kapan. Kami sedang menyusun kronologi kejadian, laporan siapa saja yang luka dan ditangkap," kata Rosiana.

Saat ini sekitar 100 mahasiswa sedang berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya. Mereka juga sedang menunggu kedatangan rektor.(C5-08)



Share on Facebook
A A A
Ada 12 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
deden @ Selasa, 27 Mei 2008 | 01:21 WIB
perasaan koq cuma unas aja yg jd sorotan, jadi terkenal dong kampusnya, he,,he,,,kampus lain pada demo tapi teratur ga anarkis...,
nana @ Senin, 26 Mei 2008 | 17:25 WIB
@ Harry: orang kaya itu bisa kaya karena dia berusaha, orang miskin karena tidak berusaha dan berpikir gimana caranya cari uang. Orang kaya juga manusia, bayar pajak gede n pajak itu buat kasih makan pegawai2 negeri bikin infrastruktur di negeri ini. Buat semuanya, jangan mau terprovokasi JK.
Goblok Permanen @ Senin, 26 Mei 2008 | 16:25 WIB
@Harry: kalo goblok jangan ngajak2x orang lo !!!! kegoblokan lo itu akan menjadi beban negara dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara !!! Semoga cepat sembuh gobloknya !!!
pemerhati pejabat @ Minggu, 25 Mei 2008 | 14:05 WIB
cuape... deh... kayak gitu.... secara bentrok....jangan dong pak pol ..jangan gitu dong mas mahasiswa ...jangan gitu juga dong
dherychaniago @ Minggu, 25 Mei 2008 | 11:48 WIB
Kacien juga, padahal temen2 di Unas menyuarakan penderitaan dan kepedihan rakyat.Emang emak,bapak, atau keluarga dari Polisi ngak ngerasien beratnya beban hidup paskah kenaikan BBM atau mang dah kenyang nodong rakyat di jalan
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1