Janji Presiden SBY soal BBM
Video
Jumat, 23 Mei 2008 | 09:00 WIB

JAKARTA, JUMAT-Pernah tidaknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan pernyataan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) masih jadi polemik. Sejumlah pejabat negara, seperti Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Hatta Rajasa mengatakan, Presiden SBY tidak pernah mengeluarkan janji seperti ini.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, di situs resmi milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, www.presidensby.info, Rabu tanggal 7 November 2007 disebutkan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM.

Berikut ini petikan beritanya:

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada APBN tahun 2008. Penegasan tersebut disampaikan Presiden seusai melantik Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) baru, Laksamana Madya Sumardjono, di Istana Negara, Rabu (7/11) siang. "Tidak ada opsi itu karena kita cari solusi yang lain, yang cespleng. Paling tidak mengurangi dampak tanpa harus menimbulkan permasalahan pada masyarakat luas. Insya Allah kita carikan jalan terbaik," kata Presiden kepada wartawan.

Pemerintah, lanjut Presiden SBY, akan terus melakukan langkah-langkah untuk mengatasi harga minyak yang kian melambung. "Kita lakukan langkah-langkah domestik, kebijakan yang lain supaya kita bisa mengatasi. Ada solusi, tidak mengguncangkan perekonomian kita, tidak mengubah anggaran pembelanjaan kita. Itu yang sedang kita lakukan, yang pada saatnya kalau memang begini terus dan lebih tinggi lagi, tentu akan ada yang kita lakukan secara signifikan," kata Presiden SBY. (mit)

(ROY)

 


ROY
Share on Facebook
A A A
Ada 146 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
dodo @ Sabtu, 24 Mei 2008 | 09:02 WIB
BBM NAIK NGAK APA APA ,SEBAB RAKYAT MISKIN TIDAK MAKAN BBM,..,ASAL PEMERINTAH BISA MEMBUAT KEBUTUHAN POKOK MURAH DAN TIDAK IKUT NAIK.... BISA KAGAK????
doel kempoes @ Sabtu, 24 Mei 2008 | 06:31 WIB
semoga dgn naiknya harga bbm tdk menambah jmlh warga miskin yang semakin miskin, sedangkan yang makmur....(sering-sering berdoa yah)
sehrlickx @ Sabtu, 24 Mei 2008 | 01:46 WIB
STOP PEMBODOHAN PUBLIK......brother....orang kaya ngg pusing...dia tinggal naikin aja usahanya, gaji mimpi kali naik,ngg suka silahkan kluar kata mereka, UU Tenaga kerja uda disiapkan mendukung mrk. coba brother pikirin....STOP PEMBODOHAN PEMIKIRAN PUBLIK.
budi p @ Sabtu, 24 Mei 2008 | 01:40 WIB
tik...tak...tik...tak.....detik2 jam kritis sudah dijalankan....indonesia dipersimpangan jalan, masing2 pihak sudah mengambil batasnya.....tinggal menunggu platuknya.
ww @ Sabtu, 24 Mei 2008 | 01:04 WIB
sebentar lagi mrk akan obral aset negara (bumn) tunggu tanggalnya? carany ahalus sekali memang tetapi inilah korupsi gaya baru, yang uslit dijangkau hukum. karena mereka bisa membelinya lagi lewat campur tangan asing.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1