
Verifikasi dokumen kepemilikan rumah susun sederhana milik bersubsidi harus diperketat supaya kepemilikan rusunami tak salah sasaran. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (DPP REI) Alwi Bagir Mulachela dalam pembukaan pameran REI Expo di Jakarta Convention Center, Sabtu (3/5).
Pameran properti ini diikuti 89 pengembang di Indonesia dan berlangsung 4-11 Mei 2008. Alwi mengatakan, "REI tidak bisa mengontrol anggotanya dalam proses penjualan properti. Seluruhnya sudah ada prosedur yang ditetapkan pemerintah, misalnya orang yang berhak membeli rusunami bersubsidi adalah mereka yang berpenghasilan kurang dari Rp 4,5 juta per bulan. "REI hanya dapat mengontrol aspek legalitas pengembang. Kontrol kualitas bangunan sulit dilakukan REI karena pembangunan perumahan biasanya disubkontrakkan.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |