Evert Tinggalkan Bayinya Selamanya
Teman kerja almarhum Evert Mocodompis, karyawan Hotel JW Marriott yang menjadi korban ledakan bom, memberikan penghormatan terakhir di rumah duka Jalan Cendrawasih 3, Perumahan Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangerang, Banten, Senin (20/7).
Senin, 20 Juli 2009 | 14:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada Senin (20/7) sekitar pukul 12.45, jenazah Evert Mocodompis (33), korban ledakan bom di JW Marriott, resmi dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Isak tangis ratusan orang pelayat mengiringi kepergian Evert untuk selama-lamanya.

Evert merupakan salah satu korban tewas akibat ledakan bom di Hotel JW Marriott. Evert yang bekerja sebagai chef banquet di JW Marriot meninggalkan istri dan dua anak, termasuk anak laki-laki yang baru dilahirkan istrinya, Ratna, sehari setelah peristiwa ledakan yang menewaskan Evert.

Setibanya di lokasi permakaman, ibadat langsung dimulai dengan doa dan lagu-lagu pujian. Isak tangis pun membahana ketika jenazah Evert yang diletakkan dalam sebuah peti berwarna putih mulai diturunkan ke liang lahat. Upacara pemakaman ini sendiri dipimpin oleh anggota majelis dari GPIB Kasih Karunia, pendeta Sherly Latumahalo.

Satu per satu para pelayat pun menaburkan bunga ke peti jenazah Evert. Diawali oleh ayah Evert, Victor Mocodompis (70), mewakili pihak keluarga dan kemudian dilanjutkan sahabat-sahabat sekerja Evert di JW Marriott.

Meskipun masih dalam kondisi kelelahan, Victor Mocodompis terlihat sangat tegar melepas kepergian Evert. Sementara itu, ibunda Evert, Farida Mocodompis, dan istri Evert, Ratna, tidak dapat hadir dalam pemakaman tersebut.

Farida Mocodompis pagi tadi pingsan ketika berlangsung ibadat di rumah duka. Hingga saat ini Farida masih berada di RS Sari Asih, Ciledug, untuk perawatan. Sementara itu, Ratna, istri Evert, tidak ikut dalam upacara tersebut karena masih dalam kondisi lemah sehabis melahirkan.

Menurut pihak GPIB Kasih Karunia, pada Kamis (23/7) bertempat di kediaman Victor Mocodompis akan diadakan ibadat penghiburan bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. (C9-09)



Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 28 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
willliam @ Jumat, 24 Juli 2009 | 18:33 WIB
sabar ya ! ya krn selamat ada ditangan tuhan
itut @ Kamis, 23 Juli 2009 | 12:31 WIB
yup....biar Tuhan saja yang membalas,krn hanya Dia yg punya hak utk membalas. Buat para terorist : semoga diberi umur yg panjang utk bertobat tapi kl keburu mati...yaahhh selamat menikmati "Keputusan Pengadilan Sesungguhnya" krn Tuhan adalah Hakim yg Adil..
leyakbali @ Selasa, 21 Juli 2009 | 18:19 WIB
Rest in peace Evert. Do'a begitu banyak orang yang bersimpati buatmu. Mudah2an kasih Tuhan akan selalu mengiringi kepergianmu. Kasih Tuhan akan melindungi orang tua, anak-istri dan teman2 terkasihmu.
Mia @ Selasa, 21 Juli 2009 | 15:00 WIB
Rest In Peace, dear Evert. I know you are now with the Lord. I pray that God Holy Spirit will strengthen and comfort the big family of Mocodompis. You are not alone, God is there with you, seeing your tears, hurt, and pain, and ready to embrace you. My prayers for you...
dimas sudarsono @ Selasa, 21 Juli 2009 | 11:37 WIB
Istirahat Dalam Damai saudaraku...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
12