
JAKARTA, KOMPAS.com — Pada Senin (20/7) sekitar pukul 12.45, jenazah Evert Mocodompis (33), korban ledakan bom di JW Marriott, resmi dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Isak tangis ratusan orang pelayat mengiringi kepergian Evert untuk selama-lamanya.
Evert merupakan salah satu korban tewas akibat ledakan bom di Hotel JW Marriott. Evert yang bekerja sebagai chef banquet di JW Marriot meninggalkan istri dan dua anak, termasuk anak laki-laki yang baru dilahirkan istrinya, Ratna, sehari setelah peristiwa ledakan yang menewaskan Evert.
Setibanya di lokasi permakaman, ibadat langsung dimulai dengan doa dan lagu-lagu pujian. Isak tangis pun membahana ketika jenazah Evert yang diletakkan dalam sebuah peti berwarna putih mulai diturunkan ke liang lahat. Upacara pemakaman ini sendiri dipimpin oleh anggota majelis dari GPIB Kasih Karunia, pendeta Sherly Latumahalo.
Satu per satu para pelayat pun menaburkan bunga ke peti jenazah Evert. Diawali oleh ayah Evert, Victor Mocodompis (70), mewakili pihak keluarga dan kemudian dilanjutkan sahabat-sahabat sekerja Evert di JW Marriott.
Meskipun masih dalam kondisi kelelahan, Victor Mocodompis terlihat sangat tegar melepas kepergian Evert. Sementara itu, ibunda Evert, Farida Mocodompis, dan istri Evert, Ratna, tidak dapat hadir dalam pemakaman tersebut.
Farida Mocodompis pagi tadi pingsan ketika berlangsung ibadat di rumah duka. Hingga saat ini Farida masih berada di RS Sari Asih, Ciledug, untuk perawatan. Sementara itu, Ratna, istri Evert, tidak ikut dalam upacara tersebut karena masih dalam kondisi lemah sehabis melahirkan.
Menurut pihak GPIB Kasih Karunia, pada Kamis (23/7) bertempat di kediaman Victor Mocodompis akan diadakan ibadat penghiburan bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. (C9-09)