Tim Ekspedisi Menuju Bumi Bung Karno
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Inilah makam Proklamator dan Presiden Pertama RI Bung Karno. Makam ini menjadi salah satu obyek yang juga akan dikunjungi tim ekspedisi Susur Selatan Jawa Harian Kompas 2009, Selasa (28/4) ini.
Selasa, 28 April 2009 | 06:36 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Pagi ini, Selasa (28/4), tim Ekspedisi Susur Selatan Jawa 2009 Harian Kompas, melanjutkan perjalanan jurnalistiknya menuju Blitar, Jawa Timur. Tim diawaki oleh para wartawan yang menempati Biro Kompas Jawa Timur.

Rencananya tim langsung menuju sentra produksi telur ayam yang saat ini cenderung mulai bergeser ke arah Malang. Selain itu juga melakukan eksplorasi kawasan sentra industri perkebunan jagung.

Tim lainnya berbagi menuju Candi Penataran yang merupakan kompleks candi terbesar di Jatim di sebelah utara Blitar, tepatnya di lereng barat daya Gunung Kelud. Candi ini mulai dibangun sejak kerajaan Kadiri dan dipergunakan hingga kerajaan Majapahit. Candi Penataran ini melambangkan penataan pemerintahan kerajaan-kerajaan yang ada di Jawa Timur.

Lalu, perjalanan dilanjutkan ke Goa Umbultuk yang lantai dasarnya terdapat sungai bawah tanah aktif mengalir di Desa Banyubang, Kecamatan Grabagan. Goa dan kawasan perbukitan tandus di Blitar juga mengingatkan kisah para pelarian orang-orang PKI yang akan digali oleh tim ekspedisi. Selain itu juga digali kisah Bung Karno yang menjadi magnet Blitar.

Orang mengenal kota ini tidak lepas dari nama besar proklamator RI. Wisatawan dipastikan ramai berziarah ke makam Bung Karno serta mengunjungi perpustakaan dan museumnya.

FIA

Share on Facebook

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
saser @ Rabu, 29 April 2009 | 13:48 WIB
selain tempat tempat industri eknomomi, liput juga dong wisata kulinernya, jadi buat keluarga tambah berminat untuk berwisata nya.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.