Selasa, 20 Mei 2008 | 07:29 WIB
Pembentukan Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, 100 tahun lalu, dianggap sebagai langkah awal menuju lahirnya semangat kebangsaan Indonesia.
WAWANCARA KHUSUS
Bacharuddin Jusuf Habibie muda dikenal sebagai pakar aeronautika yang melahirkan teori penjalaran retak (crack) pada logam pesawat.
Kedua mata Megawati Soekarnoputri menerawang tatkala bercerita tentang suasana saat terjadinya upaya pembunuhan terhadap Bung Karn
Watak paling menonjol dari kepemimpinan Jusuf Kalla adalah sikapnya yang tidak sok genting.
Seratus tahun setelah Kebangkitan Nasional tahun 1908, Indonesia dinilai belum bangkit dari keterpurukan.
Mei ini, Indonesia memperingati seabad kebangkitannya.
AGENDA
Dalam rangka memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2008, aktivitas masyarakat yang telah atau akan diadakan terasa sangat berwarna-warni.
Ratusan foto dan dokumentasi sejarah Kebangkitan Nasional dipamerkan di Pendopo Gedung Nasional (GNI) Surabaya.
Monumen bersejarah bagi pemuda yang diberi nama Monumen Pemuda Tanah Air Indonesia, Satu Abad Kebangkitan Nasional , tanggal 28 Oktober 2008 direncanakan selesai dibangun dan siap diresmikan.
Dalam rangka memperingati seabad Kebangkitan Nasional 20 Mei nanti, ILUNI-FKUI bekerja sama dengan Perhimpunan Sejarah Kedokteran Indonesia (PERSEKI) akan menggelar Pameran Foto pada 21 Mei.
Acara bernama "Jelajah Malam di Museum Kebangkitan Nasional" untuk memperingati seabad Kebangkitan Nasional akan digelar di Jakarta pada 20 Mei.
Sebanyak 200 foto dan dokumentasi sejarah kebangkitan nasional dipamerkan di Pendopo Gedung Nasional (GNI) Jalan Bubutan, Surabaya mulai Minggu (18/5) hingga Selasa (20/5) mendatang.
Sebuah pergelaran akbar dan kolosal akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2008, memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional Indonesia.
Yogyakarta akan menyelenggarakan pameran dan gelar budaya Nusantara untuk memeriahkan peringatan satu abad kebangkitan nasional.
Kebangkitan film nasional beberapa tahun terakhir ini ternyata tidak luput dari pengamatan pemusik, komposer, dan aranjer kenamaan Andi Rianto.