Jumat, 29 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Disesaki oleh hampir separuh penduduk Pulau Jawa, kota-kota sepanjang Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) saat ini ibarat kapal bocor yang hendak tenggelam.
Dibaca 1161 kali | 0 Komentar
Jumat, 29 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Kota-kota berkilau dengan janji akan kehidupan yang lebih baik, tetapi sering kali diingkari.
Dibaca 965 kali | 0 Komentar
Jumat, 29 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Kota-kota di sepanjang Jalan Raya Pos tumbuh menjadi kota gagal: angka pengangguran yang tinggi, kualitas lingkungan sosial dan alam yang menurun, dan kinerja sarana serta prasarana perkotaan yang memburuk.
Dibaca 1148 kali | 0 Komentar
Jumat, 29 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Kota-kota di Jalan Raya Pos menuju warna yang seragam, dengan Jakarta menjadi pusat orientasinya: bangunan mal kotak kaca untuk kota-kota besar dan ruko-ruko untuk kota-kota kecil.
Dibaca 970 kali | 0 Komentar
Jumat, 29 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Ketika Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) dibangun oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels tahun 1808, di sepanjang pantai utara Pulau Jawa telah muncul dan tumbuh kota-kota.
Dibaca 1203 kali | 0 Komentar
Jumat, 29 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Gambaran kota-kota Jawa pada masa Herman Willem Daendels sudah jauh berbeda dibandingkan dengan sekarang.
Dibaca 989 kali | 0 Komentar
Jumat, 29 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Perjalanan ini melelahkan, berkelit di antara truk dan bus, dibuai elok tanah Priangan dan angin laut di pesisir pantai utara Jawa.
Dibaca 1303 kali | 0 Komentar
Copyright 2008 - KOMPAS.com