Hari pertama penurunan harga premium menjadi Rp 5.500 per liter langsung diikuti dengan antrean panjang warga Palembang di sejumlah SPBU kota tersebut, Senin (1/12). Selain karena kekosongan stok di sejumlah SPBU, antrean panjang ini terjadi karena aksi borong yang dilakukan warga.
Kelompok nelayan budidaya teripang bakau (Holothuria scabra) di Kampung Bahari dan kawasan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu mencari bapak angkat untuk meningkatkan usaha.