
![]() |
Indonesia-China Miliki Satgas Hubungan Ekonomi
Indonesia dan China akan memiliki satuan tugas (satgas) yang di dalamnya terdiri atas sejumlah departemen yang akan bertugas memfokuskan hubungan bilateral ekonomi kedua negara sehingga bisa berjalan lebih optimal. ”Kedua negara nanti akan menandatangani suatu satgas yang akan berfungsi untuk lebih memfokuskan hubungan ekonomi, seperti perdagangan, investasi, dan pariwisata, agar bisa lebih optimal,” kata Duta Besar RI untuk China, Sudrajat, di Beijing, Minggu (11/5). Penandatanganan pembentukan satgas tersebut akan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Forum Investasi Indonesia-China di Departemen Perindustrian, Jakarta, 15-16 Mei 2008. (antara/gun)
BNP2TKI Ikut Pameran di Polandia
Untuk menerobos pasar kerja bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) terampil di kawasan Eropa Tengah dan Eropa Timur, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) mengikuti First Indonesia Expo-Central and East Europe (1st IC-CEE ) tanggal 7-10 Mei 2008 di Warsawa, Polandia. Dalam ekspo itu, kata Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat, dalam siaran persnya, Minggu (11/5), beberapa perusahaan menyatakan minatnya untuk merekrut TKI di antaranya dari Polandia, Ceko, Turki, Rusia, Slovakia, Lituania, dan Armenia. Sementara itu, saat melawat ke Belanda, Kepala BNP2TKI mendapat tawaran untuk tenaga pelaut di kapal gas dan tanker. Secara keseluruhan dari lawatan ini diperoleh permintaan lebih dari 2.000 TKI yang diharapkan bisa ditempatkan tahun ini. (*/gun)
Nelayan Miskin Tidak Terdata
Rencana bantuan Departemen Kelautan dan Perikanan terhadap nelayan sebagai antisipasi kenaikan harga BBM diragukan efektivitasnya. Direktur Riset dan Kajian Strategis Institut Pertanian Bogor Arif Satria, Minggu (11/5), mengemukakan, hingga kini tidak ada data yang faktual mengenai jumlah nelayan miskin di Tanah Air. Hal itu menyebabkan sulit menentukan tingkat kesulitan nelayan, serta indikator keberhasilan program bantuan pemerintah terhadap nelayan. (lkt)