Selasa, 2 Desember 2008
PTN Buka Berbagai Jalur
Peluang Melalui SNMPTN Relatif Kecil
Rabu, 7 Mei 2008 | 01:16 WIB

Jakarta, Kompas - Seiring dengan pelaksanaan otonomi perguruan tinggi, sejumlah perguruan tinggi negeri membuka berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru. Selain melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri, banyak pula jalur khusus, termasuk untuk atlet berprestasi.

Di Universitas Indonesia (UI), misalnya, sebagian besar calon mahasiswa akan diterima melalui Ujian Masuk Bersama UI. Untuk tahun ini, penerimaan lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) hanya 900 orang.

Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri, Selasa (6/5), mengungkapkan, untuk calon mahasiswa baru program S-1 reguler terdapat sejumlah jalur yang disediakan, seperti jalur Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar bagi murid-murid terbaik dan berbakat di seluruh Indonesia sebanyak 450 kursi.

Ada pula jalur bagi siswa berprestasi di olimpiade keilmuan untuk masuk tanpa tes ke UI dengan alokasi kursi sebanyak 30 orang, jalur prestasi olahraga dan seni sebanyak 30 kursi, serta Kerja Sama Daerah dan Industri sebanyak 800 kursi. Tahun ini UI akan menerima sekitar 4.500 mahasiswa baru program S-1.

Siswa berprestasi

Di Institut Pertanian Bogor (IPB), penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN hanya 20 persen atau 748 bangku. Peluang kuliah di kampus ini justru terbuka lebar bagi calon mahasiswa yang berprestasi selama di SMA melalui undangan masuk seleksi IPB yang kapasitasnya 70 persen atau 2.270 bangku.

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan IPB Yonny Koesmaryono mengatakan, IPB masih berpegang pada keinginan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi calon mahasiswa dari daerah. Lewat jalur Undangan Seleksi Masuk IPB, calon mahasiswa yang memiliki prestasi baik selama di sekolah diundang untuk menikmati pendidikan di kampus ini.

Secara terpisah, Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Ganjar Kurnia mengatakan, Unpad tetap mempertahankan kuota 55:45 untuk SNMPTN dan seleksi jalur mandiri. Di luar itu, Unpad masih menyediakan kuota khusus beasiswa mahasiswa tidak mampu yang besarannya 53 orang per tahun yang dibiayai dari Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency (IMHERE). Jumlah mahasiswa baru yang diterima Unpad tahun 2008/2009 ini sebanyak 10.000 orang.

Unpad juga membuka jalur mandiri yang dinamakan Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran. Biaya yang dipersyaratkan dalam seleksi adalah Rp 175 juta untuk Program Kedokteran, Rp 15 juta-Rp 16 juta untuk kelompok program eksakta lainnya, dan Rp 10 juta-Rp 45 juta untuk kelompok non-eksakta. ”Kalau lebih, ya bagus,” ujarnya.

Menurut dia, dengan adanya kuota 45 persen dari jalur khusus ini saja Unpad masih sulit memenuhi unit cost (biaya) ideal Rp 18 juta per tahun per mahasiswa.

”Kami baru berkisar pada Rp 13 juta. Bisa dibayangkan kalau tidak ada jalur ini,” tuturnya. Dari pemerintah, Unpad hanya mendapat subsidi Rp 110 miliar per tahun untuk gaji dosen dan pegawai lain. Sementara total biaya operasional tahunan sekitar Rp 320 miliar.

Rektor Universitas Airlangga, Surabaya, Fasichulisan mengatakan, dengan daya tampung mahasiswa baru sebanyak 4.989 kursi, untuk tahun ajaran 2008/2009, Unair menjatahkan 1.711 kursi untuk mahasiswa dari jalur SNMPTN, 1.711 kursi untuk mahasiswa baru dari jalur umum, dan 307 sisanya untuk jalur prestasi. Pembagian persentase daya tampung setiap tahun sekitar 40 persen SNMPTN, 40 persen jalur umum, dan 20 persen untuk jalur prestasi.

Banyak peminat

Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), saat ini telah diterima sebanyak 1.300 calon mahasiswa dari jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). ITS menjatahkan sekitar 1.300 kursi untuk mahasiswa baru dari SNMPTN.

Jumlah peminat di jalur PMDK reguler ITS sebanyak 1.638 orang adalah yang paling banyak dibandingkan dengan empat jalur PMDK lainnya, yaitu kemitraan, mandiri, prestasi, dan berbeasiswa. ”Jurusan yang saat ini paling banyak peminatnya adalah Teknik Informatika dan Teknik Industri,” kata Budi Santosa, Ketua Tim Promosi ITS.

Sementara itu, di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, kuota untuk mahasiswa baru yang masuk melalui SNMPT tetap 3.500 orang. ”Untuk memperluas akses bagi lulusan SMA mengenyam pendidikan tinggi di Unhas dibuka jalur-jalur baru,” kata Humas Unhas, Dahlan Abubakar.

Misalnya, untuk Jalur Non Subsidi disediakan kuota 200 kursi, Jalur Penelusuran Potensi Belajar dengan kuota 684 orang, serta melalui jalur Prestasi Olahraga, Seni, dan Keilmuan yang jumlahnya tidak dipatok namun rata-rata jumlahnya tidak sampai 50 calon mahasiswa yang mendaftar. (INE/ELN/JON/NAR/EKI/A10)

 

 

A A A
BERITA TERPOPULER

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort