Bagian 23
What Women (Really) Want?
Ilustrasi Customer Insight
"Hermawan Kartajaya adalah pakar pemasaran dari Indonesia. Sejak tahun 2002, ia menjabat sebagai Presiden World Marketing Association (WMA) dan oleh The Chartered Institute of Marketing yang berkedudukan di Inggris (CIM-UK) ia dinobatkan sebagai salah satu dari "50 Gurus Who Have Shaped The Future of Marketing". Saat ini ia juga menjabat sebagai Presiden MarkPlus, Inc., perusahaan konsultan pemasaran yang dirintisnya sejak tahun 1989. Selain aktif menulis buku-buku seputar dunia bisnis dan pemasaran Indonesia maupun internasional, ia juga kerap diundang sebagai pembicara dalam berbagai forum di berbagai negara." 
(Email : newwave@kompas.co.id)
Minggu, 21 September 2008 | 00:43 WIB

ANDA tahu film “What Women Want”? Ini salah satu film favorit saya. Ceritanya berkisar pada Nick Marshall, account executive sebuah biro iklan. Nick yang diperankan oleh Mel Gibson ini orangnya ganteng, gagah, punya karir yang bagus, dan masih bujangan. Pendeknya, tipe pria yang menjadi idaman para wanita.

Suatu hari, ketika sedang di kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan hairdryer, Nick terpeleset dan jatuh ke bathtub yang berisi air. Tak pelak, ia pun kesetrum dan jatuh pingsan. Ketika siuman, entah bagaimana, Nick bisa mendengar apa-apa yang ada di pikiran wanita. Semua wanita yang ditemuinya bisa didengar pikirannya. Kadang malah ada dua suara sekaligus yang didengarnya dari satu wanita yang sama; satu ucapan lisan yang keluar dari mulut si wanita, satu lagi “ucapan” dari pikiran si wanita.

Nick pun bingung dan mengira otaknya terganggu. Ketika Nick menemui seorang terapis, terapis ini malah ngomong supaya Nick tidak perlu risau. Terapis ini bilang kalau inilah anugerah terbaik yang pernah diberikan Tuhan kepada Nick. “If Men are from Mars and Women are from Venus, and you can speak Venusian, the world can be yours,” begitu kata terapis tadi.

bersambung...

---------------------------------------
Bahasan lengkap artikel ini sudah diterbitkan dalam bentuk buku dengan judul "New Wave Marketing, The World Is Still Round, The Market is Already Flat." Anda bisa memesan buku tersebut di GramediaShop.com atau hubungi Direct Selling Gramedia Pustaka Utama (
gpudm@gramedia.com, telepon: 021-53677834 ext. 3252 & 3253).

Hermawan Kartajaya
Share on Facebook
Nilai 4.9 A A A
Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
usman @ Selasa, 7 Oktober 2008 | 12:58 WIB
memang enak kalau kita bisa membaca pikiran client, jadi kita bisa mengantisipasi apa yang akan dilakukan setelahnya. Tapi kalau di realita agak susah penerapannya, kita harus betul betul berjuang untuk mencapai apa yang kita inginkan dalam marketing, minimal kita bisa mempersuasif client agar bisa sesuai dengan keinginan kita.
didin @ Minggu, 21 September 2008 | 16:07 WIB
wah perlu belajar banyak lagi nih untuk jadi markater, saya membaca tulisan Pak Hermawan dari hari ke hari, dan saya mengabil kesimpulan kalo marketing itu melibuti hampir semua disiplin ilmu molai dari budaya psikologi dll.
yuna damanik @ Minggu, 21 September 2008 | 07:56 WIB
Bagaimana seperti Indonesia yang memiliki multiculture dan daya beli yang rendah di tiap-tiap daerah? Bukankah ini tetap membuat perusahaan segmentasi pasar yang mau dimasukinya
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
299