Dada Ayi Sementara Unggul Jauh
Selasa, 12 Agustus 2008 | 20:48 WIB

BANDUNG, SELASA - Pasangan Dada Rosada - Ayi Vivananda unggul jauh dari kedua rivalnya berdasarkan penghitungan sementara hasil pemungutan suara pemilihan wali kota Bandung yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung. Hingga Selasa (12/8) pukul 16.30 WIB, Dada Ayi meraih 64,31 persen suara.

Pasangan yang diusung Partai Golongan Karya, PDI Perjuangan, Partai Bulan Bintang, Partasi Amanat Nasional, dan Partai Demokrat ini memperoleh total 573.109 suara. Sementara, pasangan Taufikurahman Abu Syauqi berada di posisi kedua dengan per olehan 233.961 suara (26,25 persen). Di posisi terakhir, Hudaya Prawira dan Nahadi yang mendapatkan 84.122 suara (9,44 persen).

Total suara yang masuk adalah 891.192 buah. Menurut Ketua KPU Kota Bandung Benny Moestofa, Selasa (12/8) perolehan suara yang sudah masuk mencapai 74 persen. Mudah-mudahan malam ini (kemarin) sudah bisa 100 persen, real count (masuk semua). Tinggal 50-an TPS yang belum masuk, ucapnya. Total TPS 3.846 buah di 30 kecamatan dan ditambah 19 TPS khusus di rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan.

Hasil penghitungan sementara ini tidak jauh berbeda dibandingkan penghitungan cepat (quick count ) yang dilakukan lembaga survei, misalnya Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang memprediksi Dada Ayi unggul dengan 64,37 persen suara. Sementara, hasil prediksi Kompas berdasarkan sampling proporsional acak di 60 TPS menunjukkan Dada Ayi unggul 64,59 persen.

Pada saat bersamaan, hingga kemarin, KPU Kota Bandung telah menerima 20 kotak suara disertai berita acara penghitungan suara tingkat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) yang seluruhnya dalam kondisi tersegel. Berita acara inilah yang aka n dijadikan dasar pencocokan penghitungan suara di tingkat KPU Kota Bandung pada Jumat (15/8) mendatang di Hotel Grand Pasundan. Seluruh kotak suara dari total 30 PPK diharapkan sudah terkumpul malam ini, tutur Aa Terjana, petugas bagian penerimaan kotak suara di KPU Kota Bandung.

Menyikapi soal adanya pelanggaran kampanye, benny mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu laporan dari Panitia Pengawas Pemilu Kota Bandung. Secara umum, ungkapnya, pelanggaran menyangkut persoalan administratif. Namun, b erdasarkan kabar yang berkembang dan laporan secara lisan, ia mengetahui adanya dugaan kasus pidana di dalam pelanggaran yang muncul. Ada yang tertangkap saat mencoba melakukan black campaign . Membawa dua karung selebaran. Sekarang, polisi lagi memprosesnya, ucap Benny. Ia menegaskan, KPU belum bisa memutuskan apakah black campaign itu dapat mempengaruhi hasil pilwalkot atau tidak. Tergantung pada putusan pengadilan nantinya.

 

 

 

 


Yulvianus Harjono
Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile229
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS