Partai Demokrat Kecewa dengan Tim Karsa
Senin, 11 Agustus 2008 | 15:29 WIB

Laporan Wartawan Kompas Kris R Mada

SURABAYA, SENIN - DPD Partai Demokrat Jawa Timur kecewa dengan tim pemenangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf alias Karsa. Sampai saat ini, tidak ada evaluasi hasil pemilihan Gubernur Jawa Timur putaran pertama.

Wakil Sekretaris DPD Demokrat Jatim Rivo Hernadus mengatakan, seharusnya evaluasi dilakukan dua hari setelah KPU mengeluarkan hasil pernghitungan resmi. Tetapi, sampai saat ini tidak ada pertemuan antara elemen pengusung dan pendukung karsa.

"Waktu sudah sempit dan harus segera bergerak cepat. Harus segera diketahui apa kesalahan di putaran pertama," ujarnya di Surabaya, Senin (11/8).

Bahkan, DPD Demokrat kesulitan menghubungi Ketua Tim Pemenangan Karsa, Martono. Hingga saat ini Martono tidak bisa dihubungi. "Beberapa hari lalu kami ke Comal (Kantor Tim Pemenangan Karsa) dan sepi sekali. Padahal, sekarang harus segera bekerja karena putaran kedua tinggal beberapa bulan," tuturnya.

Rivo mengatakan, sampai saat ini tidak diketahui apa yang harus dilakukan untuk putaran kedua. Pasalnya, kesalahan di putaran pertama belum diketahui. "Kalau sudah diketahui, bisa dicari solusinya. Hal yang jelas, kemenangan Kaji adalah kesalahan Karsa," ujarnya.


Kris R Mada
Nilai 2.86 A A A
Ada 17 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Nurani Halim F. S @ Senin, 15 September 2008 | 09:41 WIB
Pemilihan kepada Daerah (Gubernur Jawa Timur) hal yang sangat luar biasa dimana pemilihan akan dilakukan dua kali karena beratnya persaingan atau kuatnya akar politik kedua belah pihak yang ikut serta dalam putaran kedua. Saya masyararakat biasa yang melihat bahwa Jawa Timur merupakan Kota Besar No 2 di Indonesia dan jumlah penduduknya yang padat. Di dalam memainkan peran Politik di Jawa Timur dibutuhkan sistem politik yang bisa bekerja sampai akar - akarnya/Lapisan bawah.
Ogya kayana @ Minggu, 14 September 2008 | 19:40 WIB
gubernur ya... perempuan (khofifah) ! presiden ya perempuan (megawati) ! krn perempuan punya hati nurani.
romeli @ Kamis, 11 September 2008 | 16:07 WIB
emangnya kalau jago kita yang menang kita kebagagian apa? paling paling kebagian bayar hutang yang di korup mereka. iya toh. Kaya gitu aja koq repot............
abah @ Selasa, 2 September 2008 | 21:30 WIB
Setelah Kyai Hasym Muzadi "berfatwa" warga NU ingin Nahdyin jadi Gubernur Jatim, bukan Wagub, saya yakin Tim Karsa sdh 'keok' sebelum pilkada putaran ke II lanjut. Lempar handuk aja deh.
rudi @ Rabu, 27 Agustus 2008 | 08:03 WIB
Saya minta team sukses KARSA lbh kerja keras buat pilgub putaran ke 2. Hanya doa yg bs saya berikan. tq.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile256
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS